HT Masuk 10 Besar Cawapres Favorit Pilpres 2019

Minggu, 26 November 2017 - 21:11 WIB
HT Masuk 10 Besar Cawapres...
HT Masuk 10 Besar Cawapres Favorit Pilpres 2019
A A A
JAKARTA - Nama Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) masuk dalam jajaran 10 besar calon wakil presiden (cawapres) terfavorit pilihan responden hasil survei yang dilakukan Poltracking Indonesia.

Bahkan dalam top of mind (pertanyaan terbuka), nama HT menempati urutan kedelapan dengan nilai 0,7%, unggul dari tokoh lain seperti Muhaimin Iskandar (0,6%), Aburizal Bakrie (0,5%), Mahfud MD (0,4%), Yusril Ihza Mahendra (0,3%), Surya Paloh (0,3%) hingga Zulkifli Hasan (0,2%).

Saat dilakukan simulasi 30 nama, HT bahkan memperoleh nilai 2,2%, dan saat diuji dengan 20 nama nilainya kembali naik menjadi 3,6%. HT berada pada posisi enam, unggul atas Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (2,7%), Mensos Khofifah Indar Parawansa (2,3%), mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD (2,1%) serta Menkeu Sri Mulyani (1,8%)

Secara keseluruhan, dari hasil survei yang dilakukan Poltracking Indonesia periode 8-15 November 2017, nama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi yang terfavorit untuk maju sebagai cawapres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Nama Gatot selalu unggul ketika diadu dengan nama lain, baik dengan 30 nama, 20 nama hingga 10 nama. Bahkan ketika pertanyaan survei ditujukan khusus untuk cawapres pendamping Joko Widodo (Jokowi), nama Gatot tetap teratas.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha mengatakan, nama Gatot memang yang tertinggi selama proses penelitian. Gatot hanya kalah dari wakil presiden (wapres) saat ini, Jusuf Kalla (JK), saat surveyor memberikan pertanyaan tanpa memberi daftar nama (pertanyaan terbuka).

"Kita tahu JK sudah mengindikasikan tidak akan lanjut setelah menjabat, tentu nama Gatot cukup potensial,” ujar Hanta saat memaparkan hasil risetnya di Jakarta, Minggu (26/11/2017).

Saat diadu dengan 30 nama, nama Gatot memang mendapat nilai tertinggi yakni 8,3%, unggul atas Agus Harimurti Yudhoyono (7,7%), serta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (7,3%). Saat diadu dengan 20 nama, Gatot pun tetap unggul dengan nilai 11,3%, diikuti Agus Harimurti Yudhoyono (10,5%), serta Anies Rasyid Baswedan (9,1%).

Begitu juga saat diadu dengan 10 nama, Gatot kembali unggul tipis atas nama lain dengan nilai 13,7%, diikuti Agus Harimurti Yudhoyono (13,2%), serta Anies Rasyid Baswedan (13,2%). “Namun demikian undecided voters (36,8%) dalam simulasi 20 nama, serta (47,5%) pada simulasi 10 nama masih cukup tinggi. Maka peluang terjadinya pergeseran dukungan publik terhadap kandidat masih dinamis,” sebut Hanta.

Sementara itu, Hanta memperkirakan Pilpres 2019 akan kembali diikuti hanya oleh dua pasangan calon (paslon). Hal itu tergambar dari hasil smulasi yang dilakukan terhadap nama-nama potensial yakni mengerucut pada nama Joko Widodo (Jokowi) serta Prabowo Subianto. Adapun nama lain terpaut cukup jauh dari keduanya untuk bersaing pada pilpres 2019.

Menurut Hanta hingga saat ini belum ada nama yang cukup potensial untuk menggoyah keduanya. Termasuk hadirnya nama-nama baru yang dapat mengambilalih elektabilitas secara besar-besaran.
(thm)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved