Dua Alasan Penting TGPF Kasus Novel Perlu Dibentuk Jokowi

Kamis, 09 November 2017 - 08:11 WIB
Dua Alasan Penting TGPF...
Dua Alasan Penting TGPF Kasus Novel Perlu Dibentuk Jokowi
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menilai usulan Pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyerangan dan penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan perlu dilakukan.

Menurutnya, ada dua alasan penting kenapa Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlu mempertimbangkan usulan pembentukan tim tersebut. Pertama, penanganan kasus ini belum membuahkan hasil yang maksimal, meski sudah berlangsung selama tujuh bulan.

"Padahal, jika dilihat dari berbagai temuan dalam penyidikan, kita berkeyakinan bahwa tak sulit untuk mengungkap kasus ini," ujar Ray saat dihubungi Sindonews, Kamis (9/11/2017).

Dia menambahkan, apalagi Novel sebagai korban sudah memberikan gambaran untuk mempermudah kepolisian mengungkap kasus ini.

Kedua, kata Ray, menghindari dugaan tidak objektif dalam penanganan kasus ini. Menurutnya, sekalipun misalnya polisi menyatakan kesulitan dalam mengungkapkan siapa pelaku dan dalang dari penyiraman, akan menemui ketidakpercayaan masyarakat. Ujungnya, hanya membuat kepercayaan pada polisi menurun.

"Maka TGPF ini jadi penting dan perlu. Bukan saja dalam rangka menghindari kesan negatif pada presiden, juga sekaligus memberi sinyal bahwa presiden menjamin rasa nyaman para penyidik KPK khususnya, dan para penggiat anti korupsi umumnya. Tapi semua ini, tentu saja, tergantung presiden," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Dua Polisi Penyiram...
Dua Polisi Penyiram Air Keras Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara
Novel Baswedan: Hari...
Novel Baswedan: Hari Ini, 5 Tahun Lalu Saya Diserang Air Keras
Novel Baswedan Jadi...
Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette
Novel Baswedan Kutuk...
Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Penyiram Air Keras Novel...
Penyiram Air Keras Novel Baswedan, Rahmat Kadir Divonis 2 Tahun Penjara
Hakim Bilang Pelaku...
Hakim Bilang Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Amatir, Novel: Apa Dia Nyuruh Diulang Lebih Profesional?
Berita Terkini
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved