Peringati Sumpah Pemuda, Politisi PDIP Ajak Anak Muda Buat Sejarah Positif

Minggu, 29 Oktober 2017 - 19:54 WIB
Peringati Sumpah Pemuda,...
Peringati Sumpah Pemuda, Politisi PDIP Ajak Anak Muda Buat Sejarah Positif
A A A
BOGOR - Politisi PDIP yang juga Ketua Umum Taruna Marah Putih (TMP) Marurar Sirait meminta seluruh elemen bangsa tak terkecuali anak muda menghormati jasa para pahlawan dan sejarah bangsa. Dia mengajak anak muda membuat sejarah positif agar menjadi kebanggaan keluarga, lingkungan, sekolah, dan bangsa.

"Penting menghormati sejarah tetapi lebih penting membuat sejarah bagi diri adek-adek semua. Buatlah sejarah positif buat dirimu, lingkunganmu dan bagi keluarga," pesan Maruarar di hadapan sekitar dua puluh ribu warga Bogor dalam kirab kebangsaan di GOR Padjajaran Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/10/2017).

Acara kirab dimulai dari Balai Kota Bogor dan berakhir di GOR Padjajaran. Berbagai elemen masyarakat mulai dari perwakilan ormas pemuda, mahasiswa, komunitas kreatif anak muda, tokoh adat dan masyarakat pawai melintasi Jalan Juanda dan Sudirman.

Berbagai atraksi parade budaya ditampilkan dalam kegiatan itu. Atraksi itu dari berbagai daerah di Indonesia, paduan suara dari Institut Pertanian Bogor (IPB), parade marching band, seni tari, seni budaya, bela diri serta pameran UKM dan kuliner dari berbagai daerah.

Tampak hadir membuka kirab kebangsaan itu Ketua Umum Taruna Merah Putih Maruarar Sirait. Selain itu ada Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua DPP bidang Organisasi TMP Dadang Danubrata, Sekjen TMP Tri Hapsari dan sejumlah tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda Kota Bogor.

Maruarar Sirait, acara ini sekaligus untuk memicu kreativitas di kalangan anak-anak muda. Kegiatan ini juga untuk memperkenalkan budaya bangsa kepada anak-anak muda.

"Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan nasiolisme dan pemahaman Pancasila sebagai ideologi NKRI. Kita ingin semua menjaga pluralisme dan kebhinekaan agar bangsa tetap utuh," kata Maruarar.

Dalam acara itu, Maruarar Sirait memaparkan empat program yang telah dilakukan pemerintahan Presiden Jokowi untuk pemerataan. Pertama, Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), pembagian sertifikat tanah gratis oleh presiden Jokowi, dan anggaran dana desa.

"Itu yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK. Betul ada kesenjangan tetapi Jokowi melakukan kebijakan yang memihak kepada rakyat desa," tambahnya.
(pur)
Berita Terkait
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved