Papuq Mariah, Jamaah Tertua Senang kembali ke Tanah Air
Jum'at, 06 Oktober 2017 - 08:23 WIB
Papuq Mariah, Jamaah Tertua Senang kembali ke Tanah Air
A
A
A
MADINAH - Masih ingat dengan papuq (Bahasa suku Sasak nenek) Baiq Mariah? Ya jamaah haji tertua pada musim haji 2017 ini terlihat sangat bahagia sewaktu akan diberangkatkan ke kampung halamannya, Kamis (5/10/2017).
Papuq Mariah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 Embarkasi Lombok (LOP10) tersebut dijadwalkan terbang ke Bandara Internasional Lombok pada pukul 20.45 waktu Arab Saudi melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
Saat proses pemulangan, Papuq Mariah yang berusia 104 tahun itu tak banyak bicara. Tetapi dari raut wajahnya terpancar rona bahagia karena segera bertemu dengan anak, cucu, dan cicitnya. Bahkan, dia terus tersenyum kepada setiap orang yang menyapanya.
Sebagai kloter terakhir, pelepasan pemulangan rombongan terakhir gelombang kedua tersebut dihadiri oleh Sekjen Kementerian Agama Nur Syam, Konjen RI Jeddah Muhammad Hery Saripuddin, dan Kepala Daker Madinah Amin Handoyo di Hotel Al Waha Madinah.
Secara khusus Nur Syam memberikan Alquran kepada Papuq Mariah. Layaknya seorang anak pada ibunya, dalam proses pemberian Nur Syam juga sampai mencium tangan Papuq Mariah.
Sementara dalam sambutannya, Nur Syam bersyukur pelaksanaan haji tahun ini berjalan dengan baik, termasuk kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi. "Karena tidak mudah rasanya mengatur tiga juta jamaah dalam melaksanakan ibadah haji, termasuk di dalamnya 221.000 jamaah Indonesia," sebutnya.
Selain itu, Nur Syam berpesan agar setibanya di Indonesia jamaah haji bisa menularkan semangat haji. Dia pun berharap jamaah menyampaikan hal-hal baik tentang pelayananan haji.
"Jamaah tidak hanya rindu keluarga, tapi juga diharapkan setibanya di Indonesia juga rindu kebaikan," harapnya.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), total 203.991 jamaah haji dan 2.361 petugas kloter yang sudah diterbangkan ke debarkasinya masing-masing. LOP 10 menjadi rombongan jamaah haji pamungkas.
Papuq Mariah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 Embarkasi Lombok (LOP10) tersebut dijadwalkan terbang ke Bandara Internasional Lombok pada pukul 20.45 waktu Arab Saudi melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
Saat proses pemulangan, Papuq Mariah yang berusia 104 tahun itu tak banyak bicara. Tetapi dari raut wajahnya terpancar rona bahagia karena segera bertemu dengan anak, cucu, dan cicitnya. Bahkan, dia terus tersenyum kepada setiap orang yang menyapanya.
Sebagai kloter terakhir, pelepasan pemulangan rombongan terakhir gelombang kedua tersebut dihadiri oleh Sekjen Kementerian Agama Nur Syam, Konjen RI Jeddah Muhammad Hery Saripuddin, dan Kepala Daker Madinah Amin Handoyo di Hotel Al Waha Madinah.
Secara khusus Nur Syam memberikan Alquran kepada Papuq Mariah. Layaknya seorang anak pada ibunya, dalam proses pemberian Nur Syam juga sampai mencium tangan Papuq Mariah.
Sementara dalam sambutannya, Nur Syam bersyukur pelaksanaan haji tahun ini berjalan dengan baik, termasuk kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi. "Karena tidak mudah rasanya mengatur tiga juta jamaah dalam melaksanakan ibadah haji, termasuk di dalamnya 221.000 jamaah Indonesia," sebutnya.
Selain itu, Nur Syam berpesan agar setibanya di Indonesia jamaah haji bisa menularkan semangat haji. Dia pun berharap jamaah menyampaikan hal-hal baik tentang pelayananan haji.
"Jamaah tidak hanya rindu keluarga, tapi juga diharapkan setibanya di Indonesia juga rindu kebaikan," harapnya.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), total 203.991 jamaah haji dan 2.361 petugas kloter yang sudah diterbangkan ke debarkasinya masing-masing. LOP 10 menjadi rombongan jamaah haji pamungkas.
(kri)