Jokowi Tegaskan Kapasitasnya sebagai Panglima Tertinggi TNI
Senin, 02 Oktober 2017 - 15:36 WIB
Jokowi Tegaskan Kapasitasnya sebagai Panglima Tertinggi TNI
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara. Dalam sidang tersebut, Jokowi lebih banyak memberikan pengarahan kepada para menteri dan pejabat negara non kementerian.
Jokowi mengingatkan, agar anak buahnya tersebut menjaga politik secara kondusif dengan tidak bertutur kata yang menimbulkan kegaduhan dan kontroversi di masyarakat. Dalam kesempatan itu, Jokowi sempat menyampaikan kapasitasnya sebagai kepala pemerintahan, sekaligus Panglima Tertinggi angkatan bersenjata.
"Sebagai panglima tertinggi angkatan darat laut dan udara, saya ingin perintahkan kepada bapak ibu saudara sekalian, fokus pada tugas masing-masing," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/10/2017).
Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan agar para pembantunya tersebut terus bekerja sama, terus bersinergi dan menjaga stabilitas politik serta stabilitas ekonomi.
"Tingkatkan kinerja kita. Tingkatkan prestasi kita dalam mendukung semua program yang berkaitan dengan pembangunan negara kita," katanya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga memberikan pengarahan terhadap penanganan bencana alam seperti pra erupsi Gunung Agung dan Gunung Sinabung. Namun dalam kesempatan itu, Jokowi juga membahas masalah kondisi politik tanah air.
Dari informasi yang dihimpun, Presiden Jokowi belum pernah menyebutkan kapasitasnya sebagai Panglima Tertinggi tiga matra yang ada di dalam TNI dalam rapat paripurna. Disinyalir ucapan Jokowi terkait dengan isu pembelian senjata yang menyebabkan selisih pendapat antar instansi pertahanan dan keamanan negara.
Jokowi mengingatkan, agar anak buahnya tersebut menjaga politik secara kondusif dengan tidak bertutur kata yang menimbulkan kegaduhan dan kontroversi di masyarakat. Dalam kesempatan itu, Jokowi sempat menyampaikan kapasitasnya sebagai kepala pemerintahan, sekaligus Panglima Tertinggi angkatan bersenjata.
"Sebagai panglima tertinggi angkatan darat laut dan udara, saya ingin perintahkan kepada bapak ibu saudara sekalian, fokus pada tugas masing-masing," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/10/2017).
Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan agar para pembantunya tersebut terus bekerja sama, terus bersinergi dan menjaga stabilitas politik serta stabilitas ekonomi.
"Tingkatkan kinerja kita. Tingkatkan prestasi kita dalam mendukung semua program yang berkaitan dengan pembangunan negara kita," katanya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga memberikan pengarahan terhadap penanganan bencana alam seperti pra erupsi Gunung Agung dan Gunung Sinabung. Namun dalam kesempatan itu, Jokowi juga membahas masalah kondisi politik tanah air.
Dari informasi yang dihimpun, Presiden Jokowi belum pernah menyebutkan kapasitasnya sebagai Panglima Tertinggi tiga matra yang ada di dalam TNI dalam rapat paripurna. Disinyalir ucapan Jokowi terkait dengan isu pembelian senjata yang menyebabkan selisih pendapat antar instansi pertahanan dan keamanan negara.
(kri)