Fahri Hamzah Minta Keterangan Direktur Penyidikan KPK Didalami

Rabu, 30 Agustus 2017 - 12:25 WIB
Fahri Hamzah Minta Keterangan...
Fahri Hamzah Minta Keterangan Direktur Penyidikan KPK Didalami
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta agar keterangan Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman dalam rapat dengar pendapat (RDP) panitia khusus (Pansus) hak angket DPR pada Selasa 29 Agustus 2017 malam didalami.

Adapun dalam RDP dengan Pansus kemarin malam, Aris Budiman mengungkapkan ada orang kuat di KPK.

"Keterangan saudara Aris ini harus didalami, dalam kerangka bahwa KPK yang tertutup ini sudah dipakai segelintir orang, dibajak dari dalam untuk kepentingan pribadi, popularitas dan kemewahan-kemewahan," kata Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Kemudian, sejumlah dugaan penyimpangan yang dilakukan KPK selama ini diyakini bakal terbongkar. "Kan juga terungkap soal sumber keuangan yang tidak jelas, bisa nyewa private jet, bisa anterin saksi untuk liburan. Jadi KPK sudah terjadi pembusukan dari dalam," paparnya.

Fahri mengaku sudah curiga ada penyimpangan yang dilakukan KPK sejak kasus yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin. "Saya mendengar waktu jadi pimpinan Komisi III DPR betapa kuatnya Nazaruddin di dalam. Lalu Nazaruddin sekongkol dengan penyidik dan banyak kisah nanti, termasuk kisahnya pada kasus Anas dan lain-lain," ungkapnya.

Menurutnya, dugaan persekongkolan antara Nazaruddin dengan KPK adalah simbiosis mutualisme. "KPK memanfaatkan informasi dari Nazar, Nazar mendapatkan perlindungan," bebernya.

Sekadar informasi, dalam RDP dengan Pansus angket DPR, Aris Budiman mengakui bahwa Novel Baswedan adalah orang yang sering menentang usulannya.
(pur)
Berita Terkait
Budi Santoso: Revisi...
Budi Santoso: Revisi UU KPK Berhubungan Erat dengan Hasil Pansus Angket DPR
Soal Pansus Hak Angket...
Soal Pansus Hak Angket Haji, Jokowi: Itu Hak DPR
Respons Menag Yaqut...
Respons Menag Yaqut soal DPR Bentuk Pansus Angket Pengawasan Haji
Tolak Pansus Hak Angket...
Tolak Pansus Hak Angket Minyak Goreng, PKB Pilih Bentuk Panja
Usut Transaksi Janggal...
Usut Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Hinca Dorong Bentuk Pansus Hak Angket
DPR Resmi Sahkan Pansus...
DPR Resmi Sahkan Pansus Hak Angket Haji 2024 untuk Selidiki Penyalahgunaan Kuota Jemaah
Berita Terkini
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved