Alasan Bentuk Hak Angket DPR, Pansus: KPK Masih Miliki Kelemahan

Rabu, 23 Agustus 2017 - 12:03 WIB
Alasan Bentuk Hak Angket...
Alasan Bentuk Hak Angket DPR, Pansus: KPK Masih Miliki Kelemahan
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai masih memiliki sejumlah kelemahan. Maka itu, Panitia khusus (Pansus) hak angket DPR terhadap KPK dibentuk.

Anggota Pansus Angket KPK Eddy Kusuma Wijaya mengatakan bahwa pihaknya masih mempelajari sejumlah kekurangan atau kelemahan KPK. "Karena sebetulnya kalau saya lihat sekarang KPK masih lemah," kata Eddy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Salah satu contohnya, kata dia, KPK lemah dalam menangani mega korupsi. "Kasus besar tidak tuntas ditangani KPK, contohnya kasus Bank Century," ujar anggota Komisi III DPR ini.

Lebih lanjut dia mengatakan, hingga kini hanya ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus Bank Century tersebut. Selain itu, KPK juga dianggap lemah menangani kasus dugaan korupsi dalam pengadaan 3 unit Quay Container Crane (QCC) tahun anggaran 2010.

Padahal, lanjut dia, DPR hingga membentuk Pansus Pelindo II. "Ditetapkan tersangkanya oleh KPK, sudah didukung alat buktinya oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan, red), sampai sekarang kasusnya masih juga belum jelas," paparnya.

Lalu, kasus dugaan suap pengadaan mesin pesawat Airbus SAS di PT Garuda Indonesia (persero) tahun 2005-2014. "Itu barang bukti sudah besar sekarang enggak jalan," ungkapnya.

Disamping itu, kasus yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin. "162 proyek, yang baru ditangani 4 proyek. Yang tuntas baru 2. Kemudian dalam proses-proses itu juga tidak mencerminkan suatu proses hukum yang profesional ditangani KPK, Masih banyak terhambat," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Budi Santoso: Revisi...
Budi Santoso: Revisi UU KPK Berhubungan Erat dengan Hasil Pansus Angket DPR
Soal Pansus Hak Angket...
Soal Pansus Hak Angket Haji, Jokowi: Itu Hak DPR
Respons Menag Yaqut...
Respons Menag Yaqut soal DPR Bentuk Pansus Angket Pengawasan Haji
Tolak Pansus Hak Angket...
Tolak Pansus Hak Angket Minyak Goreng, PKB Pilih Bentuk Panja
Usut Transaksi Janggal...
Usut Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Hinca Dorong Bentuk Pansus Hak Angket
DPR Resmi Sahkan Pansus...
DPR Resmi Sahkan Pansus Hak Angket Haji 2024 untuk Selidiki Penyalahgunaan Kuota Jemaah
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved