DPR Minta Proses Rekrutmen Hakim Transparan dan Selektif

Rabu, 16 Agustus 2017 - 07:59 WIB
DPR Minta Proses Rekrutmen...
DPR Minta Proses Rekrutmen Hakim Transparan dan Selektif
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) khususnya komisi III meminta Mahkamah Agung (MA) melakukan rekrutmen hakim secara terbuka dan transparan.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi III DPR Hasrul Azwar. Menurutnya, rekrutmen calon hakim harus bersifat transparan, mengingat selektifitas kriteria hakim tinggi, sehingga diharapkan mampu menghasilkan hakim yang profesional.

"Di negara demokrasi seperti Indonesia ini semuanya harus transparan. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Maka untuk menghasilkan hakim profesional, kami meminta Mahkamah Agung melakukan rekruitmen yang transparan," ucapnya dalam siaran pers, kemarin.

Diakuinya, jabatan hakim bukanlah jabatan yang sembarang orang bisa masuk di dalamnya. jabatan tersebut tidak dipuruntukkan untuk semua orang, hanya orang-orang terpilih yang bisa menduduki jabatan tersebut.

(Baca juga: Panglima TNI Menilai Aneh jika Ada Ulama Ingin Ubah Pancasila)


Politikus Partai Persatuan Pembagunan (PPP) ini mengungkapkan, dibutuhkan sosok hakim yang bekerja profesional, mengadili perkara secara adil, transparan dan tentunya akuntabel.

"Oleh karena dalam draf RUU Jabatan Hakim dibutuhkan kurang lebih 7 tahun, bahkan ada usulan untuk ditambah menjadi 12 tahun. Nah ini menunjukkan jabatan hakim dilakukan dengan sangat selektif," jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Arsul Sani Jalani Uji...
Arsul Sani Jalani Uji Calon Hakim Konstitusi
Pisah Sambut Hakim Mahkamah...
Pisah Sambut Hakim Mahkamah Konstitusi
Aksi Menolak Arogansi...
Aksi Menolak Arogansi DPR
Bukan Utusan Lembaga
Bukan Utusan Lembaga
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Kirim Surat ke MK, 9 Hakim Diminta Mundur
Ketua Hakim Konstitusi...
Ketua Hakim Konstitusi Anwar Usman Jalani Pemeriksaan
Berita Terkini
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved