PKS Resmi Laporkan Politikus Nasdem ke Bareskrim

Senin, 07 Agustus 2017 - 12:11 WIB
PKS Resmi Laporkan Politikus...
PKS Resmi Laporkan Politikus Nasdem ke Bareskrim
A A A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi melaporkan ‎Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat ke Bareskrim Mabes Polri atas pidatonya di Nusa Tenggara Timur (NTT), beberapa waktu lalu.‎

Dalam pidato itu, Viktor Laiskodat diduga menuding Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKS, dan Partai Amanat Nasional (PAN), sebagai pendukung ektremis dan khilafah.‎ PKS menilai ucapan itu mengandung unsur menyebar kebencian dan permusuhan.

Laporan ke Bareskrim disampaikan PKS melalui Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP PKS Zainudin Paru yang datang langsung ke Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, sekira pukul 10.30 WIB.

"Hari ini sebagaimana janji kami pada konferensi pers Jumat lalu, kita akan melaporkan saudara Viktor Laiskodat anggota DPR RI, Ketua Fraksi Nasdem, terkait dengan pidato yang dilaksanakan pada 1 Agustus 2017 lalu," kata Zainudin sebelum memasuki ruang pelaporan Bareskrim Polri, Senin (7/8/2017).

Zainudin mengatakan, pidato Viktor Laiskodat telah menimbulkan permasalahan serius tentang adanya dugaan ujaran kebencian dan permusuhan yang disampaikan di hadapan khalayak luas.

"Menurut kami kuat dugaan melanggar Pasal 156 KUHP dan karenanya pada hari ini kami menyampaikan laporan di Mabes Polri yang nanti setelah selesai juga akan meneruskan pengaduan ke MKD DPR di mana ini diduga‎ kuat saudara Viktor sudah melanggar sebagai seorang pejabat negara dan melanggar sumpah janji anggota DPR," terang Zainudin.

‎Usai memberikan statement, Zainudin kemudian bergegas masuk ke dalam untuk membuat pelaporan.

‎Viktor diketahui berpidato di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa 1 Agustus 2017, yang isinya diduga menyebut Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN sebagai partai yang mendukung kelompok ekstremis, pendukung khilafah, dan karena itu tidak boleh didukung. Viktor Laiskodat mengajak hadirin untuk tak memilih calon kepala daerah atau calon legislator dari partai-partai ekstremisme dan pro-khilafah.‎
(maf)
Berita Terkait
Politikus PKS: Butuh...
Politikus PKS: Butuh Tindakan Cepat dari Pemimpin, Bukan Sekadar Pidato
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Politikus PKS Puguh...
Politikus PKS Puguh Wiji Ajak Masyarakat Aktif Sampaikan Aspirasi
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Nasdem Gelar Konsolidasi...
Nasdem Gelar Konsolidasi Akbar di GBK, hanya Undang Demokrat dan PKS
Politikus PKS Ini Bicara...
Politikus PKS Ini Bicara tentang Kopi Gayo di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved