Harapan Jokowi di Hari Lingkungan Hidup 2017

Kamis, 03 Agustus 2017 - 04:03 WIB
Harapan Jokowi di Hari...
Harapan Jokowi di Hari Lingkungan Hidup 2017
A A A
JAKARTA - Setelah berbagai kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Tahun 2017, dilaksanakan sejak Juni lalu, kini puncak acara peringatan HLH 2017 dilaksanakan pada 2 Agustus 2017 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK), di Kompleks Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

Acara puncak HLH 2017 dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), sekaligus menyaksikan pemberian penghargaan bidang lingkungan hidup dan kehutanan oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya.

Pada kesempatan ini Jokowi menandatangani Sampul/Perangko Hari Pertama, Seri Lingkungan Hidup Tahun 2017, dengan didampingi Menteri LHK dan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiatara.

Pembukaan HLH secara resmi dipimpin oleh Jokowi, sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LHK Tahun 2017, Pekan Nasional Perubahan Iklim (PNPI), dan Kemah Generasi Lingkungan untuk Konservasi, yang dilaksanakan secara bersamaan pada tanggal 2-4 Agustus 2017.

Jokowi menyampaikan, sebuah strategi besar pembangunan hutan yang memiliki dimensi ekonomi dan lingkungan, itu sangat penting dilakukan.

"Harus ada koreksi besar, agar ada sebuah terobosan yang baru yang harus dilakukan, sehingga pengelolaan hutan lebih baik," kata Jokowi, Rabu (2/8/2017).

"Jangan berpikir linier dan monoton, sehingga dalam sekian tahun ini, mohon maaf, pengelolaan hutan kita berada pada posisi yang tidak ada pembaruan," imbuhnya.

Presiden Jokowi juga berpesan, dengan adanya Rakernas LHK Tahun 2017, agar dapat dirumuskan pemikiran baru, sehingga pengelolaan hutan menjadi sebuah pengelolaan yang secara konsisten dapat terus dikerjakan dan memperoleh hasil yang baik.

Pengelolaan ini menurut Jokowi, dapat mencontoh negara lain seperti Swedia dan Finlandia, di mana 70-80 persen perekonomiannya berasal dari sektor kehutanan.

"Kita tidak usah sulit, tinggal di-copy dan nanti diaplikasikan ke negara kita. Kita harus contoh dan melihat bagaimana pengelolaan hutan dan lingkungan bisa jalan sama-sama. Ekonomi dapat, lingkungan juga," pesan Jokowi.

Sementara Jokowi menegaskan, agar dapat berhati-hati dalam pelaksanaan kegiatan perizinan, dan pentingnya aksi koreksi upaya pelindungan gambut.

"Aksi koreksi dalam pengelolaan gambut harus betul-betul kita ubah, baik moratorium dan pelestarian harus betul-betul dilihat," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Menteri LHK Sebut Presiden...
Menteri LHK Sebut Presiden Setuju Segera Diatur tentang NEK
Pemulihan Ekonomi Tidak...
Pemulihan Ekonomi Tidak Akan Berhasil Tanpa Investasi ke Alam
Kiprah DKN Harus Diperkuat...
Kiprah DKN Harus Diperkuat untuk Kawal Kualitas Kebijakan LHK
Balai Besar Tana Bentarum...
Balai Besar Tana Bentarum Raih Dua Penghargaan Lomba Video Kementerian LHK
KLHK: Turunkan Emisi...
KLHK: Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Perilaku Saat Pandemi Harus Dijaga
Jokowi Tegaskan Pemulihan...
Jokowi Tegaskan Pemulihan Lingkungan Harus dengan Aksi Nyata
Berita Terkini
Tangani Kasus Febrie,...
Tangani Kasus Febrie, Kejagung Diminta Transparan dan Bebas dari Konflik Kepentingan
Forum Pemred Minta Hotman...
Forum Pemred Minta Hotman Paris Hormati Profesi Wartawan
Praperadilan Jilid II...
Praperadilan Jilid II Roy Suryo Ditolak Hakim
IJTI: Menghormati Profesi...
IJTI: Menghormati Profesi Jurnalis Wujud Kepatuhan Hukum
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Jelang Putusan Praperadilan,...
Jelang Putusan Praperadilan, Roy Suryo Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Pendukung di PN Jaksel
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved