Alasan PPP Calonkan Jokowi di Pilpres 2019

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:42 WIB
Alasan PPP Calonkan...
Alasan PPP Calonkan Jokowi di Pilpres 2019
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memiliki beberapa alasan mengapa mencalonkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Adapun hal demikian merupakan keputusan Musyawarah Kerja Nasional II PPP di Ancol, Jakarta, Jumat 21 Juli 2017. Alasan yang pertama, karena besarnya keinginan dan kecintaan rakyat kepada Presiden Jokowi.

"Apalagi Jokowi telah menunjukkan sejumlah keberanian luar biasa di sejumlah bidang," kata Ketua Umum PPP M Romahurmuziy (Romi), Minggu (23/7/2017).

Alasan lainnya sambung Romi, karena Jokowi dianggap memiliki agresivitas dalam mengejar ketertinggalan. Sehingga pembangunan infrastruktur di segala bidang yang terjadi bukan suatu mengherankan.

"Karena dibanding menciptakan sawah baru, akan lebih bagus memperbaiki bendungan dan saluran irigasi yang ada. Pak Jokowi juga sangat agresif dalam membangun infrastruktur," ucapnya.

(Baca juga: Klarifikasi Dualisme di Tubuh PPP, Djan Minta Sabar Tunggu Putusan MA)

Namun, pembangunan infrastruktur itu diyakini akan terasa pada 2018 nanti. Kata dia, pembangunan infrastruktur itu bakal mendongkrak perekonomian. "Karena distribusi barang dan jasa akan otomatis terdongkrak," imbuhnya.

Dia menambahkan, ketahanan pangan Indonesia akan terjaga dengan membangun bendungan dan irigasi. Terlebih, 40 juta rakyat Indonesia masih bekerja di sektor pertanian.

"Selain itu, agresivitas Pak Jokowi dalam bekerja sangat luar biasa. Etos kerja yang luar biasa itulah yang membuat PPP merasa yakin mencalonkan kembali Jokowi dalam Pilpres 2019," ucapnya.

Di samping itu, kata dia, kedekatan Presiden Jokowi dengan rakyatnya nyata. Hal demikian sangat sulit dicari bandingannya, karena yang dilakukan bukan karena pencitraan.

"Melainkan pribadinya yang memang sederhana. Beliau merakyat, dekat dengan rakyat dan masih terjaga ibadahnya. Dan penguasa yang taat pada Allah SWT dan Nabi Muhammad wajib diikuti," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
Berita Terkini
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved