Ahli Bahasa Tegaskan Tak Ada Ancaman dalam SMS Ketum Perindo
Minggu, 02 Juli 2017 - 12:02 WIB
Ahli Bahasa Tegaskan Tak Ada Ancaman dalam SMS Ketum Perindo
A
A
A
JAKARTA - Dalam SMS yang dikirimkan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) kepada Jaksa Yulianto, dinilai tidak ada nada ancaman.
"Secara eksplisit dugaan nada ancaman itu tidak ada," ujar ahli bahasa dari Universitas PGRI Palembang, Arif Ardiansyah kepada Okezone, Sabtu (1/7/2017).
"Jadi susah untuk bisa dibilang apakah ini ancaman atau tidak? Gini kalau saya lihat dari sisi bahasa, biasanya ancaman itu berulang kali," imbuhnya.
Menurut dia, SMS tersebut lebih tepat jika disebut sebagai imbauan kepada penegak hukum untuk segera membenahi kebobrokan yang ada. Sebab bukan hal aneh, institusi hukum Tanah Air banyak diisi oleh oknum yang sering melakukan kebijakan transaksional memperkaya diri.
"Persoalannya itu seperti imbauan. Kita tak bisa melihat satu kalimat. Biasanya ancaman itu dengan kata awas atau apa. Atau kalau kamu mau selamat. Itu langsung to the point. Tapi kalau lihat SMS itu apanya yang mau dijadikan dasar ancaman?" ucap dia.
"Secara eksplisit dugaan nada ancaman itu tidak ada," ujar ahli bahasa dari Universitas PGRI Palembang, Arif Ardiansyah kepada Okezone, Sabtu (1/7/2017).
"Jadi susah untuk bisa dibilang apakah ini ancaman atau tidak? Gini kalau saya lihat dari sisi bahasa, biasanya ancaman itu berulang kali," imbuhnya.
Menurut dia, SMS tersebut lebih tepat jika disebut sebagai imbauan kepada penegak hukum untuk segera membenahi kebobrokan yang ada. Sebab bukan hal aneh, institusi hukum Tanah Air banyak diisi oleh oknum yang sering melakukan kebijakan transaksional memperkaya diri.
"Persoalannya itu seperti imbauan. Kita tak bisa melihat satu kalimat. Biasanya ancaman itu dengan kata awas atau apa. Atau kalau kamu mau selamat. Itu langsung to the point. Tapi kalau lihat SMS itu apanya yang mau dijadikan dasar ancaman?" ucap dia.
(maf)