DPD Minta Pemerintah Perhatikan Indonesia Timur

Selasa, 20 Juni 2017 - 22:02 WIB
DPD Minta Pemerintah...
DPD Minta Pemerintah Perhatikan Indonesia Timur
A A A
JAKARTA - Hingga kini masyarakat yang tinggal di provinsi kepulauan masih belum mendapat perhatian terkait fasilitas mudik seperti di Pulau Jawa. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan kesejahteraan dan pembangunan belum merata.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Nono Sampono dalam acara diskusi bersama wartawan yang mengangkat tema seputar mudik lebaran, di ruang Press Room DPR RI, Selasa (20/6/2017).

“Ini adalah kewajiban negara, DPR dan DPD harus cermati urusan ini karena kepentingan umum, hal ini sudah cukup lama terabaikan. Kemenhub dan pemerintah pusat harus melihat masalah di Indonesia bagian timur soal bagaimana sulitnya akses mudik bagi warga yang hendak mudik dari warga yang bekerja dan tinggal di provinsi kepulauan seperti NTT, NTB, Maluku, Kepri, Sulteng dan Sulawesi Tenggara," tutur Nono.

Nono menyampaikan tidak seperti di masyarakat pulau Jawa yang sering mendapatkan fasilitas pemerintah untuk mudik gratis, di Indonesia timur berbanding terbalik.

Kondisi di Indonesia timur, kata dia, faktor alam seperti angin kencang yang menyebabkan diturunkannya frekuensi penerbangan.

Oleh karena itu nono berharap Rancangan Undang-undangan Provinsi Kepulauan yang digagas DPD akan menjadi solusi komprehensif untuk masyarakat di Indonesia bagian timur.

Bukan saja soal transportasi, tapi juga prioritas dalam pembangunan lainnya. “Revisi Undang-undang Provinsi Kepulauan ini diharapkan bisa menjadi payung bagi provinsi kepulauan yang ada di NKRI,” paparnya.

Ketua Komite II Parlindungan Purba menyoroti soal kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik. “Saat kami rapat dengan Dirjen Perhubungan, kami dapat informasi angka kecelakaan pada tahun 2016 sebesar 1.289 hal yang signifikan turun karena di tahun 2015 kecelakaan mencapai angka 2.552. Dapat kami sampaikan bahwa jalan-jalan aspal diperlintasan kereta api juga diperbaiki agar lancar lalu lintaskendaraan di perlintasan,” tuturnya.

Parlin juga sampaikan agar kereta api bisa terintegrasi dengan bandara untuk meminimalisasi kemacetan di jalan raya.

“Semoga segera terealisasi di bandara Indonesia yang terintegrasi dengan transportasi umum kereta api sehingga bisa menurunkan tingkat kemacetan di jalan raya yang tentu saja menghemat waktu dan tenaga bagi masyarakat yang bepergian,” tuturnya.

Rencananya pada tanggal 22 Juni 2017, Wakil Ketua DPD Nono Sampono dan Ketua Komite II Parlindungan Purba akan memantau ke beberapa tempat seperti Bandara Soekarno Hatta, Pelabuhan Tanjung Priok, Terminal Pulogadung, dan rumah potong hewan PD Dharmajaya di Cakung.
(dam)
Berita Terkait
Sidang Paripurna DPD...
Sidang Paripurna DPD Ke-11 Digelar Secara Virtual
Masalah Lelang Jabatan...
Masalah Lelang Jabatan Sekjen DPD, Nono Sampono Surati Presiden
Ketua Kelompok DPD di...
Ketua Kelompok DPD di MPR M Syukur Dukung Gagasan DPD Diatur dalam UU Tersendiri
Puan Pengganti dan Penerus...
Puan Pengganti dan Penerus Perjuangan Soekarnoisme
Istimewanya FGD Penguatan...
Istimewanya FGD Penguatan Peran DPD di Yogyakarta
Sah! 152 Anggota DPD...
Sah! 152 Anggota DPD RI Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved