Menkumham Ingin Revisi UU Anti-Teror Segera Rampung

Senin, 29 Mei 2017 - 13:56 WIB
Menkumham Ingin Revisi...
Menkumham Ingin Revisi UU Anti-Teror Segera Rampung
A A A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly‎ menginginkan, agar revisi Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme segera dirampungkan.

Hal demikian dikatakannya senada dengan permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

"Kita harap teman-teman DPR dapat duduk dengan pemerintah supaya ini kita percepat. Ini reaksi kami dalam hal kejadian (bom) di Kampung Melayu," ujar Yasonna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/5/2017).

Menteri asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menginginkan, agar aparat penegak hukum bisa melakukan upaya antisipasi terhadap kejadian teror. "Kalau UU terorisme yang ada sekarang kan belum kita revisi, masih setelah kejadian baru ada ini," paparnya.

(Baca juga: DPR Tak Ingin Revisi UU Antiterorisme Langgar HAM)


Namun, dia tak ingin hasil revisi UU Anti-Teror nantinya berpotensi melanggar HAM. Dia pun yakin, hasil revisi UU Anti-Teror nantinya tidak seperti Internal Security Act yang pernah diterapkan Malaysia dan Singapura.

‎"Kalau kita bandingkan dengan security act baik yang di Malaysia dan Singapura, ya kita masih tidak seperti itu," ungkapnya.

Diketahui, teror bom bunuh di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu 24 Mei 2017 menewaskan tiga anggota kepolisian. Selain itu, membuat sejumlah warga luka-luka.‎
(maf)
Berita Terkait
BREAKING NEWS, Densus...
BREAKING NEWS, Densus 88 Antiteror Tangkap Teroris di Bekasi
Terkait ISIS, Ini Identitas...
Terkait ISIS, Ini Identitas Lengkap Terduga Teroris di Bekasi
Pria Australia Didakwa...
Pria Australia Didakwa UU Terorisme karena Serukan Pembunuhan Muslim
BNPT dan LPSK Bahas...
BNPT dan LPSK Bahas PP Perlindungan Korban Terorisme
Geledah Rumah Terduga...
Geledah Rumah Terduga Teroris di Bekasi, Densus 88 Sita Senjata Api dan Amunisi
Seorang WNI Jadi Orang...
Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Diadili di Bawah UU Terorisme Baru Filipina
Berita Terkini
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved