Perindo: Ada Kepentingan Besar Ingin Kanalisasi Calon Presiden

Sabtu, 20 Mei 2017 - 12:59 WIB
Perindo: Ada Kepentingan...
Perindo: Ada Kepentingan Besar Ingin Kanalisasi Calon Presiden
A A A
JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Pemilu diminta peka terhadap kondisi demokrasi yang memutuskan Pemilu dilakukan secara serentak. ‎Maka itu, Presidential Threshold dianggap tidak perlu diterapkan dalam pemilu 2019 mendatang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ahmad Rofiq menilai, ‎usulan Presidential Threshold merupakan kepentingan partai-partai besar yang cenderung kurang mendengarkan aspirasi masyarakat.

‎"Masalah paling sering dibahas adalah Presidential Threshold, Itu-itu aja. Yang lain enggak ada," ujar Rofiq dalam diskusi Polemik SindoTrijaya FM, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/5/2017).

Menurutnya, memaksakan Presidential threshold sama saja ingin mengebiri peran partai politik yang ada saat ini. Sebab, jika mengacu kepada putusan Mahkamah Kontitusi (MK), maka sistem keserentakan pemilu menghendaki setiap partai politik boleh mengajukan calon presiden dan wakil presiden.

‎"Ada kepentingan partai-partai besar yang ingin kanalisasi capres hanya dari mereka. Demokrasi jadi oligarki. Kalau mau bicara keadilan beri porsi yang sama. Hukum harus berikan ruang kepada semua," ucapnya.

Pansus RUU Pemilu di DPR masih diwarnai perdebatan panjang. Sebabnya adalah masing-masing fraksi masih memiliki argumen berbeda tentang penerapan sistem pemilu yang ideal. Salah satu yang menjadi sorotan adalah soal sistem pemilu apakah akan diputuskan secara terbuka atau tertutup.

Selain itu, perdebatan sengit yang menyebabkan RUU belum diketok palu adalah keinginan tiga fraksi yakni PDIP, Golkar dan Nasdem yang ngotot agar diterapkan Presidential Threshold sebesar 20 persen. Sementara mayoritas Fraksi menolak penggunaan Presidential Threshold.
(ysw)
Berita Terkait
Manik Marganamahendra...
Manik Marganamahendra Harap Partai Perindo Terlibat Susun Revisi UU Pemilu
Perludem dan Partai...
Perludem dan Partai Perindo Sebut Revisi UU Pemilu Penting karena Banyak Kekurangan
17 Juta Suara Rakyat...
17 Juta Suara Rakyat Indonesia Hangus dalam Pemilu 2024, Perindo Desak Revisi UU Pemilu
Perkuat Demokrasi, Sekjen...
Perkuat Demokrasi, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong DPR Percepat Revisi UU Pemilu
Jika Gugatan Ambang...
Jika Gugatan Ambang Batas Presiden Ditolak, Perindo dan Partai Non-Parlemen Ajukan JR
Ferry Kurnia Rizkiyansyah:...
Ferry Kurnia Rizkiyansyah: Revisi UU Pemilu dan Pilkada Perlu Pendekatan yang Komprehensif dan Jelas
Berita Terkini
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved