Megawati Disebut Masih Pantas Pimpin PDIP

Minggu, 30 April 2017 - 17:45 WIB
Megawati Disebut Masih...
Megawati Disebut Masih Pantas Pimpin PDIP
A A A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai sudah hampir identik dengan sosok Megawati Soekarnoputri. Kenyataan tersebut dipandang sebagai kelebihan juga sekaligus kelemahan partai berlambang kepala banteng moncong putih itu.

Dosen FISIP Universitas Airlangga, Haryadi mengungkap kelebihan Megawati di PDIP. Salah satunya menjadi sosok yang dapat menyelesaikan persoalan jika partai tersebut dilanda konflik internal. "Ada semacam mekanisme penyelesaian konflik secara damai lewat keputusan final Megawati sebagai ketua umum partai," kata Haryadi, Minggu (30/4/2017).

Dia menilai daya pengaruh dan wibawa Megawati begitu besar dalam menjaga keseimbangan dan kemajuan partai. Sebaliknya kelemahannya, kata dia, PDIP menjadi sangat bergantung kepada kepemimpinan Megawati.

Kendati demikian, dia mengatakan dengan segenap kualifikasi dan pengalaman yang dipunyai Megawati Sukarnoputri, tak ada masalah substansial bagi keberadaan dan kemajuan PDIP.

Bahkan untuk mencegah kultus individu terhadap dirinya, kata dia, Megawati membangun sistem pengkaderan kepemimpinan di internal partai.

"Bermunculan lah kader-kader petugas partai yang menduduki posisi penting di jajaran eksekutif maupun legislatif serta dalam kepengurusan partai, di pusat maupun di daerah," tutur Haryadi.

Ketika ditanya adakah kader muda PDIP PDIP yang dianggap untuk layak menggantikan Megawati saat ini, Haryadi menjawab belum ada. "Secara obyektif, PDIP dengan segenap dinamika dan tantangan yang dihadapinya, masih tetap membutuhkan hadirnya kualifikasi kepemimpinan Megawati," katanya.

Menurut dia, hal yang manusiawi jika Megawati sudah merasa letih dan merasa paling lama memimpin partai. "Tapi tetap Megawati masih yang terpatut untuk memimpin PDIP sekarang. Setidaknya, dalam konstelasi politik Indonesia, masih perlu satu periode kepemimpinan lagi untuk Megawati mengawal partai dan petugas-petugas partainya yang ada dalam posisi kunci," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved