Kepala Bakamla Bantah Atur Fee Proyek Satelit Pemantau

Rabu, 26 April 2017 - 18:55 WIB
Kepala Bakamla Bantah...
Kepala Bakamla Bantah Atur Fee Proyek Satelit Pemantau
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Arie Soedewo membantah mengatur fee proyek pengadaan satelit pemantau pada 2016. Bahkan, dirinya mengaku tidak mengetahui adanya jatah 7,5% dari nilai proyek Rp222,43 miliar untuk Bakamla.

"Tidak pernah," ujar Arie saat bersaksi dalam sidang kasus suap proyek pengadaan satelit monitoring di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Saat dicecar Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) apakah dirinya mengarahkan mantan Deputi bidang Informasi Hukum dan Kerja Sama Bakamla Eko Susilo Hadi yang kini menjadi tersangka kasus itu, Arie pun kembali membantah. "Saya tidak pernah memerintahkan," kata Arie.

Dirinya mengaku menyerahkan proses tender proyek satelit pemantau itu ke aturan yang ada. Dalam sidang lanjutan terdakwa Direktur PT Melati Technofo Indonesia Fahmi Dharmawansyah itu, Arie pun dicecar Jaksa KPK soal catatan jatah fee yang diakui Eko Susilo Hadi dibuat setelah bertemu dengan dirinya.

Arie mengaku tidak mengetahuinya. Jenderal bintang tiga dari TNI Angkatan Laut ini mengklaim baru mengetahui itu usai mendengar dari Wakil Kepala Staf TNI AL Almarhum Laksamana Madya Arie H Sembiring, yang merupakan orang kepercayaannya.

"Setelah saya panggil Fahmi Habsyi, setelah dengar info saya panggil, tapi saya belum tahu, saya bilang kita berpikir tentang komitmen," paparnya.

Sekadar informasi, pada sidang Senin 20 Maret 2017, Pelaksana tugas Sekretaris Utama Bakamla Eko Susilo mengungkapkan bahwa Kepala Bakamla Arie Soedewo menentukan jatah fee sebesar 15% dari total nilai proyek Rp222 miliar. ‎Dari 15% itu, sebanyak 7,5% disebut diperuntukkan Bakamla, sedangkan sisanya Eko tidak mengetahuinya.
(kri)
Berita Terkait
Kasus Dugaan Suap Bakamla,...
Kasus Dugaan Suap Bakamla, KPK Segera Sidangkan Tersangka Korporasi
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Kasus Suap Bakamla
Suap Pengesahan Anggaran...
Suap Pengesahan Anggaran Bakamla, KPK Panggil Kabag Keuangan
Mantan Pejabat Bakamla...
Mantan Pejabat Bakamla Didakwa Merugikan Negara Rp63,8 Miliar
KPK Eksekusi Dua Tersangka...
KPK Eksekusi Dua Tersangka Kasus Suap Proyek Bakamla ke Penjara
Terseret Kasus Rafael...
Terseret Kasus Rafael Alun, KPK Akan Panggil Pejabat Pajak Wahono Saputro
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved