Komnas HAM Kritik Cara Densus Lumpuhkan Teroris

Minggu, 09 April 2017 - 18:58 WIB
Komnas HAM Kritik Cara...
Komnas HAM Kritik Cara Densus Lumpuhkan Teroris
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas) HAM, ‎Maneger Nasution menilai kebijakan pemerintah terkait penegakan hukum dalam penanggulangan terorisme di Indonesia sudah menyimpang.

Maneger menilai Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror cenderung menerapkan konsep strategi perang dengan cara pembunuhan ‎dan pembantaian terhadap terduga teroris, bukan cara preventif.

‎"Patut diduga telah terjadi praktik judicial killing oleh Densus 88 Polri‎," ujar Manager dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Minggu (9/4/2017).

Menurut dia, penembakan enam terduga teroris yang tewas di Tuban menjadi bukti penyimpangan yang dilakukan aparat pemerintah. (Baca Juga: Sempat Baku Tembak, Enam Terduga Teroris Tewas )

Dia menduga tindakan Densus 88 di Tuban, tidak berbasis HAM dan bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Maneger menganggap advokasi yang dilakukan Komnas HAM bersama masyarakat sipil seperti ormas Islam Muhammadiyah terhadap Siyono seolah tak mampu sedikitpun mengubah pola pikir dan perilaku Densus 88 Polri dalam menanggulangi terorisme.

"Komnas HAM sudah mengingatkan agar tidak ada lagi Siyono-Siyono berikutnya. Tapi, nyatanya muncul lagi bom panci dan seterusnya. Sampai kapan? Berapa nyawa lagi? Apakah akan terus terjadi penembakan terhadap kelompok tertentu dengan dalil terduga teroris sesuai skenario sutradaranya? Marilah bangsa ini jujur pada diri sendiri, jujur pada dunia kemanusiaan, dan jujur pada Allah, Tuhan Yang Maha Esa," tuturnya. (Baca Juga: Polri Akui Ada Kesalahan Prosedur terhadap Siyono )
(dam)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
5 Cara Keji Israel Membunuh...
5 Cara Keji Israel Membunuh Pemimpin Hamas dan Hizbullah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved