Indonesia Krisis Hakim

Senin, 27 Maret 2017 - 16:53 WIB
Indonesia Krisis Hakim
Indonesia Krisis Hakim
A A A
JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (IHAI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta. ‎Dalam kesempatan itu, IHAI menyampaikan kepada Jokowi terkait pelaksanaan kerja hakim pada badan peradilan di Indonesia.

‎"Yang pertama kami sampaikan bahwa di Indonesia terjadi kekurangan hakim, karena sudah tujuh tahun tidak ada penerimaan hakim di Indonesia," kata Ketua Umum IHAI, Suhadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/3/2017).

Menurut Suhadi, angka pensiunan hakim semakin meningkat, sehingga dunia peradilan dinilai sangat kekurangan hakim. Sementara dia menganggap sudah dalam kurun waktu tujuh tahun tidak ada penerimaan hakim, khususnya hakim di tingkat pertama dan hakim banding.

Suhadi mengatakan, masalah kekurangan hakim masih ditambah dengan adanya Keputusan Presiden tentang pemekaran wilayah yang mengharuskan pendirian kantor pengadilan.

Menurutnya, setidaknya ada 86 wilayah pemekaran baru yang harus menyediakan pengadilan. Sementara lembaga kehakiman belum bisa melaksanakan Keppres itu, karena masih kekurangan hakim.

"Jika di dalam satu pengadilan itu dibutuhkan lima orang hakim, ketua, wakil, dan tiga anggotanya, maka dibutuhkan sekitar 512 orang hakim di pengadilan yang ada di dalam keppres tersebut," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Rakornas Penegakan Hukum...
Rakornas Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Hukum di antara Akal...
Hukum di antara Akal dan Nurani
Penegakan Hukum Sontoloyo
Penegakan Hukum Sontoloyo
Demi Penegakan Hukum...
Demi Penegakan Hukum yang Lebih Luas, LQ Lawfirm Terus Berbenah
Survei Polling Institute:...
Survei Polling Institute: Kondisi Penegakan Hukum Perlu Perbaikan
Berita Terkini
Kemendes-Asosiasi Desa...
Kemendes-Asosiasi Desa Gelar Seminar, Mendes Yandri: KDKMP Tak Akan Mematikan UMKM
Hadiri Sidang Dokter...
Hadiri Sidang Dokter Tifa, Roy Suryo: Kita Tetap Bersama Tak Ada Perpecahan
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Sambut Baik Kebijakan...
Sambut Baik Kebijakan BKN, Amos Simanjuntak: Kenaikan Pangkat ASN Berbasis Merit Perkuat Reformasi Birokrasi
Putusan Praperadilan...
Putusan Praperadilan Roy Suryo Jilid II Dibacakan 20 Juli
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved