Sekjen PDIP: Jalan Politik Kita Berkeadaban, Bukan Menang-menangan

Minggu, 05 Maret 2017 - 03:11 WIB
Sekjen PDIP: Jalan Politik...
Sekjen PDIP: Jalan Politik Kita Berkeadaban, Bukan Menang-menangan
A A A
JAKARTA - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menjadi ajang konsolidasi dan penguatan organisasi bagi organisasi sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.

Dalam penutupan Rakernas Repdem, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan, Repdem sebagai sayap partai PDIP harus kuat mengepakkan sayap, tampil memimpin keseluruhan pergerakan rakyat dengan selalu hadir di tengah-tengah rakyat.

"Saya tegaskan bahwa Repdem sebagai sayap partai harus memahami bagaimana kongres ke-4 PDIP meneguhkan sebagai partai pelopor dan partai ideologis yang menjadikan pancasila sebagai ruh perjuangan," ujar Hasto dalam penutupan Rakernas Repdem yang dihadiri 20 DPD Repdem se-Indonesia di Hotel Grand Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3/2017).

Hasto melanjutkan, posisi ideologi PDIP sebagai pelopor ini kemudian diteruskan dalam kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Pancasila.

Kepada para kader Repdem, Hasto mengatakan bahwa mata rantai sejarah perjuangan kemerdekaan disusun sejak ratusan tahun lamanya. Dan Bung Karno menegaskan bahwa hanya bangsa yang berani meletakkan nasib di tangan sendiri yang akan berhasil.

"Karena itu, seluruh kader Repdem harus ingat dan tanamkan dalam-dalam bahwa semangat berdikari, budaya gorong royong harus dijalankan dalam jengkal jengkal perjuangan," ucapnya.

Hasto yakin, langkah Repdem dengan semua kekuatannya akan tegap dan kuat untuk bercengkrama bersama masyarakat di bawah. "Repdem harus terjun langsung bersama-sama dengan rakyat. Mendatangi masyarakat dengan semangat gotong royong, persatuan, dan menjalankan penuh idiologi Pancasila," katanya.

Ideologi perjuangan PDIP juga sudah dirumuskan dengan baik, di mana Pancasila menjadi dasar kekuatan. "Hanya bangsa yang berani meletakkan nasib di tangan sendiri yang akan berhasil. Semangat ini menjadi kekuatan Repdem," tegasnya.

Menurut Hasto, sikap tak diam melihat ketidakkeadilan merupakan pengamalan dari Pancasila yang digali dari bumi Indonesia, menjadi ideologi bangsa.

"Jangan hanya sekadar berucap. Tapi penting diamalkan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Jalan politik kita yang berkeadaban. Bukan menang-menangan, apalagi menghina. Bung Karno memperjuangkan kepentingan bangsa. Mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara," ucap Hasto.

‎Hasto kemudian mencontohkan salah satu sikap negarawan Bung Karno, saat membangun Masjid Istiqlal. Menurutnya, Proklamator Kemerdekaan Indonesia tersebut tidak memandang suku maupun agama dari arsitek yang membangun salah satu bangunan kebanggaan Indonesia tersebut.

"Arstitekturnya Silaban, beragama Kristen. Termegah di Asia (ketika itu). Bung Karno juga membangun peradaban Islam‎. Jadi kita tunjukkan, nilai Ketuhanan dengan PDIP membumikan Pancasila. Nilai Ketuhanan itu artinya tak ada egoisme antarmanusia. Yang ada semangat musyawarah dan kebersamaan," jelas Hasto.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Nasional Repdem Masinton Pasaribu mengatakan, Rakernas Repdem adalah rapat bersama Dewan Pimpinan Nasional dan Dewan Pimpinan Daerah dari 20 provinsi se-Indonesia untuk memantapkan persiapan pelaksanaan musyawarah nasional (Munas) Repdem yang akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 15-17 April 2017.

"Peserta Munas diikuti oleh 170 DPC Repdem dan berlangsung dua hari pada 3-4 Mei 2017. Hari ini ditutup oleh Sekjen PDIP pak Hasto," ujar Masinton.

Masinton menambahkan, selain membahas agenda persiapan pelaksanaan Munas Repdem, Rakernas juga membahas agenda politik Pilkada DKI Jakarta. Yang mana masing-masing daerah akan mengirimkan kader-kader Repdem sejumlah lima orang per provinsi untuk 'live in' di Jakarta.

"Kita berjuang untuk pemenangan pasangan Basuki Tjahaja Purnama -Djarot Syaiful Hidayat menuju DKI satu. Sebab kinerjanya sudah terbukti mampu mampu membenahi ibu kota," jelas Masinton.

Kata Masinton, spirit yang digelorakan Sekjen PDIP yang menitikberatkan pentingnya Repdem secara berkesinambungan melakukan rekruitmen dan kaderisasi, serta meluaskan basis pengorganisiran di level akar rumput dengan spirit ideologi perjuangan Bung Karno membebaskan rakyat dari belenggu pemiskinan dan pembodohan.
(kri)
Berita Terkait
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved