TNI Merasa Belum Perlu Tambah Personel Pengamanan Raja Salman
Rabu, 01 Maret 2017 - 08:38 WIB
TNI Merasa Belum Perlu Tambah Personel Pengamanan Raja Salman
A
A
A
JAKARTA - TNI dan Polri menyatakan kesiapannya mengamankan kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud yang akan tiba di Indonesia hari ini, Rabu 1 hingga 9 Maret 2017 mendatang.
Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi selaku Panglima Komando Gabungan (Pangkogab) Pengamanan VVIP mengatakan, pihaknya telah menyiapkan antisipasi terkait adanya dugaan serangan teror bom seperti yang terjadi di Bandung, beberapa waktu lalu.
Dilanjutkan Edy, TNI dan Polri khususnya tim pengamanan VVIP selalu meningkatkan kewaspadaan. Meski demikian hingga saat ini, kata Edy, tidak ada penambahan pasukan untuk mengantisipasi dugaan serangan teror.
“Semua sudah diantisipasi, sampai saat ini tidak ada penambahan pasukan yang bertugas langsung dalam pengamanan VVIP ini,” ujar Edy melalui keterangan pers yang diterima SINDOnews, Rabu (1/3/2017).
Meski tidak menerjunkan personel tambahan, Edy mengingatkan seluruh anak buahnya untuk tetap siaga dan waspada mengamati setiap potensi ancaman yang bisa muncul kapanpun.
“Tugas pengamanan VVIP ini tidak boleh dianggap ringan, sesuatu bisa terjadi. Oleh karena itu, TNI selalu mengantisipasi dan mewaspadai sejak dini,” ucap Edy.
Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi selaku Panglima Komando Gabungan (Pangkogab) Pengamanan VVIP mengatakan, pihaknya telah menyiapkan antisipasi terkait adanya dugaan serangan teror bom seperti yang terjadi di Bandung, beberapa waktu lalu.
Dilanjutkan Edy, TNI dan Polri khususnya tim pengamanan VVIP selalu meningkatkan kewaspadaan. Meski demikian hingga saat ini, kata Edy, tidak ada penambahan pasukan untuk mengantisipasi dugaan serangan teror.
“Semua sudah diantisipasi, sampai saat ini tidak ada penambahan pasukan yang bertugas langsung dalam pengamanan VVIP ini,” ujar Edy melalui keterangan pers yang diterima SINDOnews, Rabu (1/3/2017).
Meski tidak menerjunkan personel tambahan, Edy mengingatkan seluruh anak buahnya untuk tetap siaga dan waspada mengamati setiap potensi ancaman yang bisa muncul kapanpun.
“Tugas pengamanan VVIP ini tidak boleh dianggap ringan, sesuatu bisa terjadi. Oleh karena itu, TNI selalu mengantisipasi dan mewaspadai sejak dini,” ucap Edy.
(kri)