KPK: Kasus Pengadaan Mesin di PT Garuda Tidak Libatkan Perusahaan

Kamis, 19 Januari 2017 - 18:09 WIB
KPK: Kasus Pengadaan...
KPK: Kasus Pengadaan Mesin di PT Garuda Tidak Libatkan Perusahaan
A A A
JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi menetapkan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar sebagai tersangka dalam kasus pengadaan 50 buah mesin untuk pesawat Garuda Indonesia.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan, kasus ini tidak melibatkan perusahaan sehingga usai penetapan tersangka, perusahaan bisa berjalan kondusif seperti biasanya.

"Dalam mengusut kasus ini KPK dapat bantuan dari Garuda Indonesia, apa yang dinyatakan Garuda Indonesia sangat kooperatif maka seharusnya tidak mengganggu Garuda Indonesia," ujar Laode di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Menurut Laode, Garuda Indonesia tetap bisa berjalan lantaran kasus yang menyeret Emirsyah Satar merupakan praktik individu tidak melibatkan perusahaan.

"Keuntungannya itu yang menikmati bukan perusahaan tapi dia pribadi, jadi ini semacam gratifikasi," tuturnya.

Dalam penanganan kasus ini, KPK tidak sendirian. Lembaga korupsi di Singapura yang bernama Corrupt Practices Investigation Bureau (CIPB) juga ikut melakukan penyelidikan.

"Perkara ini kejahatan lintas negara, makanya kita sampai kerja sama dan saat ini sedang penyelidikan untuk mendapatkan tersangka lain," kata Laode.
(kri)
Berita Terkait
Yusril: Berita Korupsi...
Yusril: Berita Korupsi Terkait Pembelian Pesawat Mirage Qatar adalah Pembusukan Politik
Dugaan Korupsi Pembelian...
Dugaan Korupsi Pembelian Pesawat Tempur Mirage 2000-5, Koalisi Masyarakat Sipil Datangi KPK
3 Tersangka Korupsi...
3 Tersangka Korupsi Lahan SMKN 7 Tangsel Rugikan Negara Rp10,5 Miliar
KPK Usut Pembelian Pesawat...
KPK Usut Pembelian Pesawat Jet Pribadi Lukas Enembe
Junta Myanmar Tuduh...
Junta Myanmar Tuduh Suu Kyi Korupsi Pembelian Helikopter
DPR Akan Minta Penjelasan...
DPR Akan Minta Penjelasan Prabowo Soal Pembelian Pesawat Tempur
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved