Pidato Menteri Dibatasi, Politikus Gerindra: Kayak Acara Nikahan

Rabu, 18 Januari 2017 - 14:30 WIB
Pidato Menteri Dibatasi,...
Pidato Menteri Dibatasi, Politikus Gerindra: Kayak Acara Nikahan
A A A
JAKARTA - Surat Edaran Sekretaris Kabinet yang mengimbau menteri, kepala lembaga, Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung berpidato paling lama tujuh menit dalam kegiatan yang dihadiri Presiden Joko Widodo, menuai kritik.

Durasi pidato menteri dan kepala lembaga negara dinilai tidak bisa diseragamkan karena kompleksitas persoalan yang dihadapi setiap kementerian dan lembaga berbeda-beda.

Dengan demikian durasi pidato yang disampaikan pejabat pemerintah tidak bisa diseragamkan. "Saya kira bukan soal batas waktu. Masak iya semua persoalan bisa seragam, tersampaikan dengan sempurna dalam waktu yang sama," ujar Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Syafi'i‎ di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1/2017). (Baca juga: Istana Terbitkan Surat Edaran Larang Menteri Berpidato Lebih dari Tujuh Menit)

Menurut dia, bisa saja persoalan yang ingin dipaparkan seorang pejabat pemerintah lebih luas karena permasalahan yang dihadapi kompleks.

Syafi'i juga tidak setuju Sekretaris Kebinet menerbitkan surat edaran hanya untuk mengatur tentang durasi pidato pejabat. Menurut dia, kebijakan teknis seperti itu cukup dengan imbauan.

"Kalau membatasi waktu, sudah kayak acara nikahan, resepsi ulang tahun. Kalau untuk persoalan yang urgen di negara ini, saya kira waktu bukan menjadi sesuatu yang sangat penting. Yang terpenting adalah kontennya," tutur Syafi'i. (Baca juga: Cerita Muhammad Syafi'i Soal Doanya yang Bikin Heboh)

Dia menambahkan, pesaj yang disampaikan ‎pejabat dalam berpidato harus tepat dan mampu menyampaikan inti persoalan sesuai fakta beserta solusi yang ditawarkan.

"Kalau itu kemudian bisa tujuh menit bagus, tapi kalau mungkin membutuhkan 15-20 menit atau mungkin setengah jam, saya kira yang paling penting persoalannya sampai, bukan perkara waktunya," ucapnya.
(dam)
Berita Terkait
Gubernur Keluarkan Surat...
Gubernur Keluarkan Surat Edaran Pembatasan Pertemuan Tatap Muka
Bupati Sumenep Terbitkan...
Bupati Sumenep Terbitkan Surat Edaran ASN Wajib Salat Tepat Waktu
Celah Rawan di Balik...
Celah Rawan di Balik Surat Edaran Pembatasan Perjalanan Orang
Menteri Agama Siapkan...
Menteri Agama Siapkan Surat Edaran Pembatasan Pergerakan Masyarakat selama Idul Adha
Berlaku Hari Ini, 4...
Berlaku Hari Ini, 4 Aturan Pelaksanaan Perjalanan Masa PPKM Darurat
Prokes Dilonggarkan,...
Prokes Dilonggarkan, Kemenhub Terbitkan Aturan Perjalanan Terbaru
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved