Hanura Apresiasi Surat Edaran Pidato Menteri Dibatasi 7 Menit

Selasa, 17 Januari 2017 - 21:20 WIB
Hanura Apresiasi Surat...
Hanura Apresiasi Surat Edaran Pidato Menteri Dibatasi 7 Menit
A A A
JAKARTA - Surat edaran (SE) Istana tentang larangan bagi menteri atau kepala lembaga untuk tidak terlalu lama berpidato di depan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak dipersoalkan Fraksi Hanura di DPR. Bahkan, Fraksi Hanura ini sepakat bahwa para menteri dan kepala negara cukup hanya dibolehkan berpidato di depan Presiden Jokowi paling lama tujuh menit.

"Saya sepakat itu," ujar Sekretaris Fraksi Partai Hanura di DPR Dadang Rusdiana kepada Sindonews, Selasa (17/1/2017) malam.

Sebab, kata dia, selama ini banyak pejabat negara yang berpidato bertele-tele. "Atau kabur dari pokok masalah," ujar anggota Komisi X DPR ini.

Maka itu, menurutnya, larangan itu sangat positif. Selain itu, dia yakin dengan adanya larangan itu secara bertahap akan mengubah gaya komunikasi pejabat menjadi lebih efektif.

Demikian juga, lanjut dia, mesti dikembangkan pula waktu maksimal pidato pejabat di dalam acara-acara di depan publik atau di acara kenegaraan lainnya. "Banyak sekali pidato panjang basa basi tapi tidak menjelaskan apapun," ungkapnya.

Sehingga, langkah awal yang dilakukan oleh Istana membatasi pidato menteri di depan presiden perlu diapresiasi. "Saya yakin dalam jangka panjang akan berpengaruh pada penciptaan perilaku yang efektif juga," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved