Menkumham Bakal Evaluasi Pemberian Bebas Visa
Jum'at, 06 Januari 2017 - 19:31 WIB
Menkumham Bakal Evaluasi Pemberian Bebas Visa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menampik banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA), khususnya pekerja asal China karena adanya kebijakan bebas visa yang diberikan pemerintah.
Menurut Yasonna, kabar mengenai serbuan TKA asal China dinilainya tidak benar. Diakuinya, pekerja asal China yang masuk ke Indonesia sebenarnya berjumlah 21 ribu orang.
"(Jumlahnya) relatif daripada orang kita kerja yang di luar negeri. Jadi kita apa, menciptakan ketakutan sendiri," ujar Yasonna usai rapat koordinasi khusus di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (6/1/2017).
Yasonna menjelaskan, pihaknya bakal melakukan evaluasi pemberian bebas visa itu. Menurutnya, evaluasi bebas visa bukan hanya untuk China, melainkan negara lainnya yang selama ini tidak mengirimkan wisatawannya.
"(Bebas visa) itu dievaluasi karena apa? Ada negara-negara kecil yang enggak pernah kirim turisnya, untuk apa kita kasih," tukasnya.
Menurut Yasonna, kabar mengenai serbuan TKA asal China dinilainya tidak benar. Diakuinya, pekerja asal China yang masuk ke Indonesia sebenarnya berjumlah 21 ribu orang.
"(Jumlahnya) relatif daripada orang kita kerja yang di luar negeri. Jadi kita apa, menciptakan ketakutan sendiri," ujar Yasonna usai rapat koordinasi khusus di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (6/1/2017).
Yasonna menjelaskan, pihaknya bakal melakukan evaluasi pemberian bebas visa itu. Menurutnya, evaluasi bebas visa bukan hanya untuk China, melainkan negara lainnya yang selama ini tidak mengirimkan wisatawannya.
"(Bebas visa) itu dievaluasi karena apa? Ada negara-negara kecil yang enggak pernah kirim turisnya, untuk apa kita kasih," tukasnya.
(maf)