Bupati Klaten dan Anak Perempuannya Ditangkap, KPK Sita Rp2 M

Jum'at, 30 Desember 2016 - 14:12 WIB
Bupati Klaten dan Anak...
Bupati Klaten dan Anak Perempuannya Ditangkap, KPK Sita Rp2 M
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan ‎(OTT) terhadap Bupati Klaten, Jawa Tengah Sri Hartini dan anaknya sesaat setelah menerima Rp2 miliar.

Seorang sumber yang menangani beberapa perkara di KPK menuturkan, penangkapan terhadap Sri Hartini selaku Bupati Klaten periode 2016-2021 terjadi pada, Jumat (30/12/2016) pagi.

"Bupati Klaten sudah dibungkus di Klaten, Jateng. Dia ditangkap terkait suap setoran untuk mutasi dan jabatan. Duit yang disita tim KPK sejumlah Rp2 miliar," ujar sumber tersebut kepada SINDO, Jumat (30/12/2016).

Dia melanjutkan, tempat kejadian perkara salah satunya Rumah Dinas Bupati. Menurut sumber ini, turut diamankan bersama Sri yakni beberapa pihak. Di antaranya ajudan dan anak Sri. Anak Sri yang belum disebutkan namanya diduga memiliki peran sentral.

"Ajudan, anak perempuannya sebagai penampung duitnya,"‎ tegas sumber tersebut.

‎Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan ada operasi penangkapan terhadap Sri Hartini. Tapi untuk detail perkara, lokasi penangkapan, berapa uang suap, dan siapa saja yang diamankan bersama Sri baru bisa diungkap pada konferensi pers yang akan digelar KPK. ‎

"Benar salah satunya (Bupati Klaten) OTT akhir tahun. Apresiasi saya untuk anak-anak di lapangan yang tidak kenal lelah, tidak mengenal libur," ujar Agus saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (30/12/2016).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, memang tim KPK sudah mengamankan Sri Hartini yang menjabat sebagai Bupati Klaten ‎yang diduga selepas menerima suap. Sama seperti Agus Rahardjo, Febri belum bisa mengungkap detailnya.

"Ada beberapa orang yang telah diamankan, termasuk penyelenggara negara," ujar Febri di hari yang sama.
(kri)
Berita Terkait
Obesitas Regulasi Pemberantasan...
Obesitas Regulasi Pemberantasan Korupsi di Indonesia
Ini 4 Presiden Paling...
Ini 4 Presiden Paling Korup di Dunia
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Kasus Korupsi Proyek...
Kasus Korupsi Proyek Jalan, Jaksa Eksekusi Terpidana Andi Tejo Sukmono
Selama 2023, KPK Tetapkan...
Selama 2023, KPK Tetapkan 9 Pejabat Negara sebagai Tersangka Korupsi
Berita Terkini
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved