Pulangkan TKI dari Malaysia, Partai Perindo: Semua Gratis!
Kamis, 29 Desember 2016 - 13:46 WIB
Pulangkan TKI dari Malaysia, Partai Perindo: Semua Gratis!
A
A
A
MALAYSIA - Ketua Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Partai Perindo, Muhammad Tohong Hasibuan menjelaskan, para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ada di shelter Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) merupakan tenaga kerja yang tak bisa menyesuaikan diri di luar negeri karena berbagai persoalan.
"Jadi ini di shelter KBRI banyak WNI yang lari, tertipu, enggak dibayar majikan, mereka melapor dan ditampung di shelter ini. Semua akan dipulangkan, biaya ditanggung oleh Perindo," ujar Tohong di KBRI, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (29/12/2016).
Untuk itulah, kata Tohong, Partai Perindo siap memulangkan 31 TKI ke Tanah Air. Rencananya, Jumat 30 Desember 2016, para 31 pahlawan devisa negara ini ditambah empat orang anak-anak akan kembali ke Indonesia tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun alias gratis.
Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) berjanji, akan memulangkan TKI penghuni shelter KBRI Kuala Lumpur secara gratis. HT mengharapkan instansi terkait bisa memberikan pemahaman yang benar kepada para TKI, terutama terkait dokumen resmi sebelum mereka berangkat.
"Kita juga harus punya mekanisme cara melindungi dan membantu mereka secara maksimum. Kasihan mereka. Mereka ini pendidikan kan rendah. Mereka tidak mencari gara-gara, namun karena ketidaktahuan," kata HT.
HT dalam amanatnya menjelaskan, bahwa permasalahan TKI di luar negeri berasal dari tidak tersedianya lapangan pekerjaan yang menjanjikan kesejahteraan. ”Kita harus mampu menciptakan lapangan kerja, sehingga tenaga kerja kita tak perlu jadi TKI. Bersama kita membangun negeri,” ujar HT.
Seperti diberitakan di berbagai media, jumlah TKI Indonesia di luar negeri diperkirakan mencapai enam juta orang. HT menuturkan, saat ini kesempatan kerja di Indonesia tidak cukup untuk menyerap tenaga kerja yang ada. Menurutnya ke depan hal ini harus diubah, agar TKI bisa tetap tinggal bersama-sama membangun negara.
"Jadi ini di shelter KBRI banyak WNI yang lari, tertipu, enggak dibayar majikan, mereka melapor dan ditampung di shelter ini. Semua akan dipulangkan, biaya ditanggung oleh Perindo," ujar Tohong di KBRI, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (29/12/2016).
Untuk itulah, kata Tohong, Partai Perindo siap memulangkan 31 TKI ke Tanah Air. Rencananya, Jumat 30 Desember 2016, para 31 pahlawan devisa negara ini ditambah empat orang anak-anak akan kembali ke Indonesia tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun alias gratis.
Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) berjanji, akan memulangkan TKI penghuni shelter KBRI Kuala Lumpur secara gratis. HT mengharapkan instansi terkait bisa memberikan pemahaman yang benar kepada para TKI, terutama terkait dokumen resmi sebelum mereka berangkat.
"Kita juga harus punya mekanisme cara melindungi dan membantu mereka secara maksimum. Kasihan mereka. Mereka ini pendidikan kan rendah. Mereka tidak mencari gara-gara, namun karena ketidaktahuan," kata HT.
HT dalam amanatnya menjelaskan, bahwa permasalahan TKI di luar negeri berasal dari tidak tersedianya lapangan pekerjaan yang menjanjikan kesejahteraan. ”Kita harus mampu menciptakan lapangan kerja, sehingga tenaga kerja kita tak perlu jadi TKI. Bersama kita membangun negeri,” ujar HT.
Seperti diberitakan di berbagai media, jumlah TKI Indonesia di luar negeri diperkirakan mencapai enam juta orang. HT menuturkan, saat ini kesempatan kerja di Indonesia tidak cukup untuk menyerap tenaga kerja yang ada. Menurutnya ke depan hal ini harus diubah, agar TKI bisa tetap tinggal bersama-sama membangun negara.
(kri)