Ditangkap, Rachmawati Nilai Pemerintah Jokowi Represif

Jum'at, 02 Desember 2016 - 13:39 WIB
Ditangkap, Rachmawati...
Ditangkap, Rachmawati Nilai Pemerintah Jokowi Represif
A A A
JAKARTA - Polisi menangkap putri Presiden pertama Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri karena dicurigai melakukan tidakan penggulingan kekuasaan atau makar.

Tidak hanya Rachmawati, polisi juga menangkap sembilan orang lainnya. Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan di Markas Korps (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Kota Depok, Jawa Barat.

"Ini pemerintahan sangat represif," kata Juru Bicara Rahmawati, Teguh Santoso menirukan ucapan Rachmawati di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jumat (2/12/2016).

Menurut dia, Rachmawati kecewa dituduh makar. Bahkan, kata dia, Rahmawati merasa baru kali ini diperlakukan seperti ini. "Saya anak Proklamator kok diperlakukan seperti ini," kata Teguh menirukan ucapan Rachmawati. (Baca juga: Dicurigai Makar, 10 Tokoh dan Aktivis Diperiksa di Mako Brimob)

Menurut dia, Rachmawati menganggap penangkapan dirinya merupakan tindakan melanggar hak asasi manusia (HAM). Pasalnya dirinya sempat dilarang menghubungi dokter pribadi.

"Saya sekarang sedang kurang sehat. Saya bawa tabung oksigen," kata Teguh menirukan ucapan adik Megawati Soekarnoputri itu.
(dam)
Berita Terkait
Prabowo: Ada Gejala...
Prabowo: Ada Gejala Tindakan di Luar Hukum Mengarah Makar dan Terorisme
Ketua Adat Mamta Tabi...
Ketua Adat Mamta Tabi Papua Minta Hormati Proses Hukum 7 Terdakwa Demo Anarkis
Pasca Putusan Kasus...
Pasca Putusan Kasus Demo Anarkhis, Tokoh Adat Minta Warga Papua Jaga Kedamaian
Negara Tidak Boleh Kalah,...
Negara Tidak Boleh Kalah, GM FKPPI Desak Investigasi Dugaan Makar
Kazakhstan Kacau, Presiden...
Kazakhstan Kacau, Presiden Tokayev Pecat 2 Petinggi Intelijen atas Tuduhan Makar
SETARA Institute Desak...
SETARA Institute Desak Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Demo Anarkis
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved