Jokowi Akui Pemberantasan Korupsi di Indonesia Belum Maksimal

Kamis, 01 Desember 2016 - 11:18 WIB
Jokowi Akui Pemberantasan...
Jokowi Akui Pemberantasan Korupsi di Indonesia Belum Maksimal
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah melalui jajaran lembaga penegak hukum selalu berkomitmen kuat dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Jokowi, fakta yang terjadi indeks penanganan korupsi di Indonesia berada di urutan 88 di dunia. Karenanya, dia menganggap pemberantasan korupsi harus terus ditingkatkan.

Diakui Jokowi, dari informasi yang diperoleh, ‎sebanyak 22 anggota DPR dan DPRD, 25 menteri atau kepala lembaga pemerintah, empat dubes, tujuh komisioner, 17 gubernur, 51 bupati dan wali kota, 130 pejabat eselon I-III serta 14 hakim sudah masuk bui karena tindakan korupsi yang mereka lakukan.

"Menurut saya, semakin sedikit yang dipenjara itu artinya kita semakin berhasil mencegah dan memberantas korupsi," kata Jokowi di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Jokowi mengatakan, pemberantasan korupsi dianggap belum maksimal. Jokowi mengaku dirinya pernah ditanya oleh sembilan anggota kongres Amerika Serikat tentang keberhasilan Indonesia dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Menurutnya pertanyaan itu sangat menekan dirinya. Namun Jokowi menjawab bahwa fakta penangkapan terhadap para pejabat negara merupakan bagian dari keberhasilan pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Tapi sekali lagi ini menurut saya bukan prestasi, prestasinya kalau pelayanan publik baik. Prestasinya adalah kalau sistem pemerintahan kita semuanya berjalan efektif," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi di Indonesia Dinilai Temui Jalan Buntu
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
Subjek Hukum Pemberantasan...
Subjek Hukum Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
Kejaksaan Paling Dipercaya...
Kejaksaan Paling Dipercaya Publik dalam Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi
Begini Cara Sugianto-Edy...
Begini Cara Sugianto-Edy Wujudkan Pemerintahan Bersih dari Korupsi
HT: Perindo Harus Ambil...
HT: Perindo Harus Ambil Bagian dalam Pemberantasan Korupsi dan Penegakan Hukum
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved