Bersaksi, Irman Gusman Ingin Bantu Stabilkan Harga Gula di Sumbar

Rabu, 23 November 2016 - 14:54 WIB
Bersaksi, Irman Gusman...
Bersaksi, Irman Gusman Ingin Bantu Stabilkan Harga Gula di Sumbar
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua DPD Irman Gusman dihadirkan menjadi saksi sidang lanjutan kasus dugaan penerimaan hadiah rekomendasi penambahan distribusi gula impor untuk wilayah Sumatera Barat tahun 2016. Dia hadirkan jadi saksi dengan terdakwa Direktur CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto dan istrinya, Memi.

Dalam kesaksiannya, Irman menjelaskan soal adanya pesan singkat dari Memi. Isinya dia ingin bertemu dengan Irman dan menyampaikan soal kelangkaan gula di wilayah Sumbar.‎

"Bu Meme (Memi) pesan singkat mau ketemu dan menyampaikan adanya persoalan kelangkaan gula di Sumbar pada masa Lebaran, karena harga melonjak tinggi sekali," ucap Irman dalam kesaksiannya di sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Kata Irman, Memi mengontak dirinya karena tahu Irman merupakan wakil rakyat dengan daerah pemilihan (Dapil) asal Sumbar. Karenanya, dia menyampaikan aspirasinya kepada Irman soal kelangkaan gula karena harga tinggi di Sumbar tersebut.

"Dia merasa saya wakil daerah Sumbar. Beliau menyampaikan aspirasi bagaimana mengatasi kelangkaan gula," ucapnya.

Irman mengatakan, Memi lewat CV Semesta‎ Berjaya pengalaman sebagai distributor gula. Dia pun mengontak Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti. Mengingat, Memi rupayanya sudah mengajukan CV Semesta Berjaya sebagai penyalur gula, namun belum disetujui oleh Bulog.

"Dia pengalaman menjadi distributor, dia minta supaya ditekan. Bulog sebagai lembaga stabilisasi gula, beliau sudah mengajukan sejumlah gula melalui distribusi ke Sumbar, tapi belum terlaksana," kata Irman.

Kata Irman, dirinya kemudian setuju dan kemudian mengontak Bulog. Karena dia ingin harga gula di Sumbar tersebut dapat kembali stabil.

"Lalu saya bilang oke, nanti saya hubungi (Bulog). Itu (saya lakukan) supaya di Sumbar (harga gula) bisa kembali stabil. Jadi saya perlu intervensi Bulog supaya harga tidak sampai 16 ribu. Maksudnya Bulog yang melakukan intervensi," tutup Irman.
(kri)
Berita Terkait
Anggota Dewan Kabupaten...
Anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Ditangkap Pesta Sabu
Tangani 1.291 Kasus,...
Tangani 1.291 Kasus, KPK Tersangkakan 22 Gubernur, 131 Bupati/Wali Kota, 281 Anggota Dewan
Komisi III DPR Tetapkan...
Komisi III DPR Tetapkan Lima Anggota Dewan Pengawas KPK
Nurul Ghufron Laporkan...
Nurul Ghufron Laporkan Anggota Dewan Pengawas ke Dewas KPK
Diduga Gelapkan Mobil,...
Diduga Gelapkan Mobil, Oknum Anggota Dewan Kota Sukabumi Ditangkap Polisi
Kantongi Sabu, Sopir...
Kantongi Sabu, Sopir Anggota Dewan Sumenep Ditangkap Polisi di Sampang
Berita Terkini
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved