Siap Temui Ical, Kader Muda Golkar Ingin Dukungan ke Ahok Dicabut
Rabu, 16 November 2016 - 19:05 WIB
Siap Temui Ical, Kader Muda Golkar Ingin Dukungan ke Ahok Dicabut
A
A
A
JAKARTA - Dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dinilai akan mengikis citra Partai Golkar.
Sejumlah politikus muda Golkar yang tergabung dalam Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) menilai perilaku Ahok yang mengundang citra negatif dari masyarakat menjadi salah satu penyebab terkikisnya citra Golkar.
"Dengan situasi demikian untuk apa lagi Partai Golkar berikan dukungan kepada orang yang punya cacat moral di masyarakat," kata anggota GMPG Ahmad Doli Kurnia saat konferensi pers di wilayah SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016). (Baca juga: Resmi, Ahok Tersangka Kasus Penistaan Agama)
Anggota GMPG lainnya Sirajudin Abdul Wahab mengatakan, sebagai partai yang berjargon mengutamakan suara rakyat, Golkar tidak bisa menutup mata terhadap dinamika sosial dan politik di negeri ini.
Dia mengatakan, masyarakat akan menganggap partai politik pendukung Ahok dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta sebagai partai yang membiarkan penistaan agama.
"Kita tak bisa meninggalkan kepentingan orang banyak hanya demi dukung Ahok," kata Sirajudin.
Selain meminta DPP Partai Golkar mencabut dukungan terhadap Ahok, kata dia, GMPG akan menemui Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) untuk menyelaraskan pandangan.
"Perkara Ahok ini sudah menciptakan ketegangan antara DPP dengan Dewan Pembina. Dalam waktu dekat kita akan temui Dewan Pembina untuk satukan persepsi," kata Sirajudin. (Baca juga: Gara-gara Ngomong Kasus Ahok, Ical Ditegur Setya Novanto)
Sejumlah politikus muda Golkar yang tergabung dalam Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) menilai perilaku Ahok yang mengundang citra negatif dari masyarakat menjadi salah satu penyebab terkikisnya citra Golkar.
"Dengan situasi demikian untuk apa lagi Partai Golkar berikan dukungan kepada orang yang punya cacat moral di masyarakat," kata anggota GMPG Ahmad Doli Kurnia saat konferensi pers di wilayah SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016). (Baca juga: Resmi, Ahok Tersangka Kasus Penistaan Agama)
Anggota GMPG lainnya Sirajudin Abdul Wahab mengatakan, sebagai partai yang berjargon mengutamakan suara rakyat, Golkar tidak bisa menutup mata terhadap dinamika sosial dan politik di negeri ini.
Dia mengatakan, masyarakat akan menganggap partai politik pendukung Ahok dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta sebagai partai yang membiarkan penistaan agama.
"Kita tak bisa meninggalkan kepentingan orang banyak hanya demi dukung Ahok," kata Sirajudin.
Selain meminta DPP Partai Golkar mencabut dukungan terhadap Ahok, kata dia, GMPG akan menemui Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) untuk menyelaraskan pandangan.
"Perkara Ahok ini sudah menciptakan ketegangan antara DPP dengan Dewan Pembina. Dalam waktu dekat kita akan temui Dewan Pembina untuk satukan persepsi," kata Sirajudin. (Baca juga: Gara-gara Ngomong Kasus Ahok, Ical Ditegur Setya Novanto)
(dam)