JK: Kalau Ada yang Merusak, Itu Bukan Rahmat

Jum'at, 04 November 2016 - 07:22 WIB
JK: Kalau Ada yang Merusak,...
JK: Kalau Ada yang Merusak, Itu Bukan Rahmat
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan akan tetap menjalankan aktivitas atau berkantor seperti biasa meski ada aksi demonstrasi besar-besaran yang dilakukan ormas Islam hari ini.

Hal itu disampaikan Jokowi-JK saat membahas masalah kondisi bangsa di Halaman belakang Istana Merdeka‎, Jakarta, Kamis 3 November 2016. Jokowi berharap masyarakat tetap bekerja dan menjalankan aktivitas seperti biasanya.

Adapun JK berpendapat aksi demonstrasi itu bertepatan hari Jumat, sebagaimana yang JK ketahui hari Jumat merupakan hari beribadah umat Islam.

‎"Tinggal kita hormati, sama-sama jumatan yang baik walaupun berbeda-beda tempat, berdoa yang baik. Insya Allah aman‎," tutur JK.

Menurut JK, aksi yang dilakukan kalangan umat Islam dinilai tak akan menghambat ekonomi atau investasi di Indonesia.

Dia mengatakan, demonstrasi adalah hak demokrasi yang dilindungi undang-undang. "Bahwa demo di negara-negara demokrasi itu biasa, dan saya yakin enggak akan menghambat ekonomi," ujarnya.‎

Oleh karena itu dia berharap aksi demonstrasi dilakukan secara baik, damai, tertib serta tidak merugikan masyarakat lain yang tengah menjalankan aktivitas.

"Bahwa ada alasan agama, jangan sampai alasannya rusak karena perilaku. Jangan lupa itu. Islam itu rahmatan lil 'alamin . Kalau ada yang merusak, bukan rahmat itu," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Cuaca Ekstrem Mengancam,...
Cuaca Ekstrem Mengancam, Jabar Siaga I Bencana sejak November 2020 hingga Mei 2021
Warning! 4 Gunung Berapi...
Warning! 4 Gunung Berapi di Indonesia Berstatus Siaga
Aliansi BEM SI Orasi...
Aliansi BEM SI Orasi di Bundaran Patung Kuda, TNI-Polri Siaga
AASB Serukan Buruh Siaga...
AASB Serukan Buruh Siaga untuk Aksi Demo Selanjutnya
Komisi I DPR Sebut Surpres...
Komisi I DPR Sebut Surpres Panglima TNI Dikirim Awal November
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen November Turun
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved