Masih Banyak PR yang Belum Diselesaikan Jokowi-JK
Kamis, 20 Oktober 2016 - 12:04 WIB
Masih Banyak PR yang Belum Diselesaikan Jokowi-JK
A
A
A
JAKARTA - Pada hari ini usia kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia genap dua tahun.
Selama dua tahun memimpin negeri ini masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang belum diselesaikan Jokowi-JK, salah satunya pembangunan infrastruktur yang dinilai belum merata.
"PR-PR yang tentunya masih sangat banyak," ujar Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/10/2016).
Menurut dia, salah satu keberhasilan pemerintah selama dua tahun belakangan adalah program pengampunan pajak atau tax amnesty. "Menunjukkan tren perbaikan," kata politikus Partai Demokrat itu.
Dia mengatakan ada proyek infrastruktur yang dimulai era Pemerintah Jokowi-JK pun belum rampung. Sebagian dari proyek infrastruktur itu, sambung dia, melanjutkan dari Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Masih banyak yang harus diperbaiki, harus dikuatkan," katanya. (Baca juga: Dua Tahun Jokowi Antara Janji dan Kenyataan)
Agus juga menyoroti tentang ketahanan energi Indonesia yang dinilainya belum baik. "Betul-betul turun dari sebelumnya, kalau enggak salah peringkatnya sekarang 29 atau 39," paparnya.
Selama dua tahun memimpin negeri ini masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang belum diselesaikan Jokowi-JK, salah satunya pembangunan infrastruktur yang dinilai belum merata.
"PR-PR yang tentunya masih sangat banyak," ujar Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/10/2016).
Menurut dia, salah satu keberhasilan pemerintah selama dua tahun belakangan adalah program pengampunan pajak atau tax amnesty. "Menunjukkan tren perbaikan," kata politikus Partai Demokrat itu.
Dia mengatakan ada proyek infrastruktur yang dimulai era Pemerintah Jokowi-JK pun belum rampung. Sebagian dari proyek infrastruktur itu, sambung dia, melanjutkan dari Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Masih banyak yang harus diperbaiki, harus dikuatkan," katanya. (Baca juga: Dua Tahun Jokowi Antara Janji dan Kenyataan)
Agus juga menyoroti tentang ketahanan energi Indonesia yang dinilainya belum baik. "Betul-betul turun dari sebelumnya, kalau enggak salah peringkatnya sekarang 29 atau 39," paparnya.
(dam)