Pemerintah Diminta Buka Hasil Investigasi Pembunuhan Munir

Selasa, 11 Oktober 2016 - 13:10 WIB
Pemerintah Diminta Buka...
Pemerintah Diminta Buka Hasil Investigasi Pembunuhan Munir
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta menaati keputusan Komisi Informasi Pusat (KIP) tentang sengketa informasi tim pencari fakta kasus pembunuhan Penggiat HAM Munir. Adapun putusannya, KIP mengabulkan gugatan KontraS terhadap Sekretariat Negara (Setneg) untuk membuka hasil investigasi kasus pembunuhan Munir ke publik.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani‎ mengatakan, Undang-undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan KIP didesain untuk memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi, ketika usahanya secara langsung tidak dipenuhi oleh suatu instansi pemerintah.

"Kemudian KIP sudah memutuskan seperti itu, pemerintah harus menaati keputusan KIP," ujar Arsul Sani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Sebab, lanjut dia, UU ‎tentang Keterbukaan Informasi Publik menjadi dasar landasan keberadaan KIP yang diajukan pemerintah. "Kalau pemerintahnya tidak memenuhi apa yang justru merupakan usulannya, saya kira enggak tepat, menurut saya apa yang sudah diputus KIP pemerintah penuhi," tuturnya.

Dia menilai, jika hilang di Setneg, tim pencari fakta masih mengantonginya. Sehingga hal itu dianggapnya tidak bisa dijadikan alasan oleh pemerintah. Terlebih, dia yakin mereka yang terlibat masih di tim pencari fakta masih hidup.

"Pemerintah bisa minta ke orang-orang yang ada di tim pencari fakta, saya yakin anggota-anggota tim pencari fakta punya arsipnya," ungkapnya.
(kri)
Berita Terkait
Aksi Soliditas untuk...
Aksi Soliditas untuk Munir
Aksi 21 Tahun Kasus...
Aksi 21 Tahun Kasus Munir: Aktivis Desak Komnas HAM Tetapkan Pelanggaran Berat HAM
KASUM Harap Meninggalnya...
KASUM Harap Meninggalnya Pollycarpus Tidak Menghentikan Penyelesaian Kasus Munir
Suciwati Ungkap Fatka-fakta...
Suciwati Ungkap Fatka-fakta Kematian Munir ke Komnas HAM
Refleksi Mengenang Kematian...
Refleksi Mengenang Kematian Munir
Aksi Kamisan Mengenang...
Aksi Kamisan Mengenang 18 Tahun Kematian Kasus Munir
Berita Terkini
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved