PPP Sambut Baik Penunjukan Budi Gunawan Jadi Kepala BIN
Jum'at, 02 September 2016 - 12:14 WIB
PPP Sambut Baik Penunjukan Budi Gunawan Jadi Kepala BIN
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyambut baik langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengirim surat penunjukan Komjen Pol Budi Gunawan menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ke DPR.
Bagi PPP, kepala BIN merupakan jabatan setingkat menteri. Berdasarkan latar belakang dan pengalaman yang dimiliki, Arsul menilai, Komjen Budi Gunawan sosok yang tepat menjadi kepala BIN.
"Bagi PPP, kepala BIN adalah jabatan setingkat menteri yang menjadi hak prerogatif presiden," ujar Arsul saat dihubungi Sindonews, Jumat (2/9/2016).
Menurut Arsul, pengajuan nama Komjen Budi Gunawan oleh Presiden Jokowi kepada DPR pagi ini sudah melalui pertimbangan yang matang. Arsul meyakini keputusan pemerintah sudah tepat.
"Siapapun yang diajukan presiden harus disetujui. PPP tidak melihat alasan untuk tidak menyetujui," ucap anggota Komisi III ini.
Pengajuan nama Komjen Budi Gunawan ini selanjutnya akan diproses oleh pimpinan DPR. Selanjutnya, mantan calon Kapolri ini akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I.
Arsul pun berharap, proses uji kelayakan dan kepatutan berjalan lancar. Dia mengimbau agar tidak ada lagi kegaduhan terkait Komjen Budi Gunawan seperti terjadi saat jenderal polisi bintang tiga itu dicalonkan menjadi Kapolri, beberapa waktu lalu.
"Kasusnya Pak BG sudah SP3. Saya tidak melihat alasan untuk menjadi gaduh," kata Arsul.
Bagi PPP, kepala BIN merupakan jabatan setingkat menteri. Berdasarkan latar belakang dan pengalaman yang dimiliki, Arsul menilai, Komjen Budi Gunawan sosok yang tepat menjadi kepala BIN.
"Bagi PPP, kepala BIN adalah jabatan setingkat menteri yang menjadi hak prerogatif presiden," ujar Arsul saat dihubungi Sindonews, Jumat (2/9/2016).
Menurut Arsul, pengajuan nama Komjen Budi Gunawan oleh Presiden Jokowi kepada DPR pagi ini sudah melalui pertimbangan yang matang. Arsul meyakini keputusan pemerintah sudah tepat.
"Siapapun yang diajukan presiden harus disetujui. PPP tidak melihat alasan untuk tidak menyetujui," ucap anggota Komisi III ini.
Pengajuan nama Komjen Budi Gunawan ini selanjutnya akan diproses oleh pimpinan DPR. Selanjutnya, mantan calon Kapolri ini akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I.
Arsul pun berharap, proses uji kelayakan dan kepatutan berjalan lancar. Dia mengimbau agar tidak ada lagi kegaduhan terkait Komjen Budi Gunawan seperti terjadi saat jenderal polisi bintang tiga itu dicalonkan menjadi Kapolri, beberapa waktu lalu.
"Kasusnya Pak BG sudah SP3. Saya tidak melihat alasan untuk menjadi gaduh," kata Arsul.
(kri)