Tim Pencari Fakta Akan Minta Keterangan Adik Freddy Budiman

Kamis, 11 Agustus 2016 - 16:43 WIB
Tim Pencari Fakta Akan...
Tim Pencari Fakta Akan Minta Keterangan Adik Freddy Budiman
A A A
JAKARTA - Inspektur Pengawasan Umum Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi Dwi Priy‎atno mengungkapkan, Tim Pencari Fakta Gabungan akan menggali informasi dari sejumlah pihak dalam menelusuri testimoni gembong narkoba Freddy Budiman.

Menurut Dwi, tim juga akan menggali informasi dari adik kandung Freddy Budiman, ‎Latif alias Johny Suhendar yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur.

‎"Memeriksa adik almarhum (Freddy), ke BNN, penyidikanya juga kita periksa. Nanti (meminta informasi) PPATK dalam waktu dekat," kata Dwi di Gedung PTIK Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016).

Selain menggali informasi dari adik Freddy, tim akan meminta keterangan dari terpidana kasus pembunuhan Jhon Refra Kei yang saat ini mendekam di Lapas Nusakambangan.

Selain Jhon Kei, tim juga akan mendalami keterangan dari dua rohaniwan Freddy Budiman. "John kei kita ambil keterangannya ya. (Rencananya) Senin atau selasa,"‎ ujarnya.

Dwi juga mengatakan, tim akan melibatkan Pusat Pelaporan Analisis Keuangan (PPTAK) untuk menelusuri aliran dana gembong narkoba tersebut.

Menurut Dwi, pelibatan PPATK untuk menggali informasi terkait dugaan aliran dana yang diduga diterima aparat penegak hukum, seperti yang disampaikan Freddy kepada Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar.

‎"Variabel yan mendukung kita akan coba cari sumber. Misal terkait info dari PPATK yang belum diterima Polri juga akan kita analisis‎," ujar Dwi.

Tidak hanya itu, tim akan meminta keterangan dari petugas Polri yang ditugaskan mendampingi Freddy selama ini.
(dam)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved