KPK Nilai Teknologi Sistem Informasi Bisa Cegah Korupsi

Kamis, 04 Agustus 2016 - 11:28 WIB
KPK Nilai Teknologi...
KPK Nilai Teknologi Sistem Informasi Bisa Cegah Korupsi
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Supervisi Pencegahan Korupsi di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel).

Melalui rapat yang digelar pada Rabu 3 Agustus 2016 itu, KPK ingin membagi pengalaman terbaik dari sejumlah daerah tentang tata kelola pemerintahan daerah yang baik.

Upaya KPK tersebut bukan tanpa alasan. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, tidak jarang kini kita dapati tindak pidana korupsi bermula dari tata kelola pemerintahan yang buruk.

KPK pun menyoroti tiga sektor yang menjadi lahan basah koruptor, yaitu di perencanaan dan pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), pengadaan barang dan jasa, serta pelayanan perizinan.

"Dari kegiatan ini diharapkan pemerintah daerah bisa langsung mempelajari keberhasilan daerah lain yang telah menjalankan prinsip-prinsip good governance," kata Basaria melalui keterangan tertulis, Kamis (4/8/2016).

(Baca juga: Komentar Ruhut Sitompul Terkait Cita Citata dan Anggota DPR)

KPK menilai, perbaikan tata kelola di tiga sektor di atas, bisa menutup peluang terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

"Untuk mewujudkan itu, KPK percaya bahwa pemanfaatan teknologi sistem informasi dalam tata kelola pemerintahan daerah dapat menjadi salah satu cara untuk mempersempit peluang terjadinya korupsi di lingkungan pemerintah daerah," ucap Basaria.

KPK memang telah mengadopsi tata kelola pemerintah daerah berbasis elektronik untuk disebarluaskan. Di antaranya yang telah diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya (E-planning), Pemkab Bogor dan Pemkab Badung (ULP), Pemkot Bogor, Pemkot Denpasar, Pemkab Sidoarjo dan Pemprov Jawa Barat (PTSP).

"Kehadiran mereka diharapkan bisa memberikan inspirasi sekaligus pembelajaran. KPK dan BPKP akan memfasilitasi dan mendampingi pembelajaran ini," tandas Basaria.
(maf)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved