Setara Institute Pertanyakan Kinerja Mendagri dan Menag

Minggu, 31 Juli 2016 - 14:53 WIB
Setara Institute Pertanyakan...
Setara Institute Pertanyakan Kinerja Mendagri dan Menag
A A A
JAKARTA - Setara Institute mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian dalam menangani kerusuhan berbau ‎suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) yang terjadi di Tanjung Balai, Asahan Sumatera Utara.

‎"Kerusuhan yang terjadi di Tanjung Balai merupakan ekspresi intoleransi dan kekerasan yang tidak semestinya terjadi‎," kata Direktur Riset Setara Institute‎, Ismail Hasani dalam pers rilisnya, Minggu (31/7/2016).

Menurut Ismail, memang konflik SARA di Tanjung Balai bermula dari hal sepele. Namun hal ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Sehingga harus ada langkah tepat dari pemerintah.

Kendati aparat kepolisian telah mengambil tindakan yang tepat dan dan forum komunikasi umat beragama ikut membantu menjaga toleransi di sana, namun hal ini dinilai belum cukup.

Menurutnya, Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memegang peranan kunci mengelola hubungan antaragama, meningkatkan toleransi, dan menghapus praktik diskriminasi atas dasar agama dan keyakinan.‎

Namun dalam kasus intoleransi ini, fungsi dua kementerian tersebut kembali dipertanyakan. "Hampir dua tahun menjabat, Tjahjo Kumolo (Mendagri) dan Lukman Hakim Saifuddin (Menag) belum menunjukkan langkah dan kebijakan yang mendasar, berbasis fakta, komprehensif dan berdasar pada Konstitusi RI,"‎ ujar Ismail.
(maf)
Berita Terkait
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Mako Zona Bakamla Barat...
Mako Zona Bakamla Barat Akan Jadi Kekuatan Baru Hadapi Gangguan Keamanan Laut RI
Bila Berlarut-larut,...
Bila Berlarut-larut, Pandemi Corona Bisa Picu Persoalan Keamanan
Pengamat Sebut Pembentukan...
Pengamat Sebut Pembentukan DKN Tidak Mendesak
Ternyata Keamanan Data...
Ternyata Keamanan Data Indonesia Pakai Windows Defender
Pria Petugas Keamanan...
Pria Petugas Keamanan Tewas Dianiaya
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved