Komnas HAM Minta Seluruh Umat Beragama Tidak Terprovokasi

Minggu, 31 Juli 2016 - 10:34 WIB
Komnas HAM Minta Seluruh...
Komnas HAM Minta Seluruh Umat Beragama Tidak Terprovokasi
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta seluruh elemen umat beragama di Indonesia untuk tidak terprovokasi atas terjadinya konflik berbau suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Seluruh elemen umat beragama ‎juga diminta tetap menjaga persatuan.

"Mari percayakan kepada aparat berwenang untuk menyelesaikannya," ujar Komisioner Komnas HAM‎ Maneger Nasution dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/7/2016).

Komnas HAM menyampaikan keprihatinan atas terjadinya kasus bernuansa SARA di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Dia mengatakan, kekerasan atas nama apa pun, di samping tidak akan menyelesaikan masalah, juga musuh dunia kemanusiaan.

Komnas HAM pun ‎mendorong Polri dan pemerintah daerah setempat untuk dapat segera memulihkan situasi dan memediasi para pihak di lapangan. "Dalam pengalaman menangani kasus bernuansa SARA, mediasi adalah cara relatif efektif," tuturnya.

‎Dia menambahkan, kasus bernuansa SARA di Tanjung Balai, Sumatera Utara‎ menjadi catatan penting karena menunjukkan relasi etnisitas sosial dan toleransi masyarakat masih rentan.

Selain itu, Komnas HAM juga mengimbau agar proses rekonsiliasi segera dilakukan dengan dimediasi oleh pihak keamanan dan pemerintah daerah, melibatkan juga Kementerian Agama, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan Tokoh Pemuda.

Komnas HAM berharap pemulihan situasi dan kondisi di Tanjung Balai Sumatera Utara pasca kerusuhan dilakukan secara adil dan komprehensif, sehingga dapat menyelesaikan konflik sampai ke akar permasalahan.

Pemangku kepentingan khususnya di Sumatera Utara pun didesak supaya menyelesaikan akar masalahnya, yakni kesenjangan ekonomi, ketidakadilan, penegakan hukum, arogansi sosial dan lain-lain.‎

"Menyerukan kepada pihak keamanan agar oknum-oknum yang memicu dan melakukan perusakan diproses sesuai hukum yang berlaku dengan seadil-adilnya," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Mako Zona Bakamla Barat...
Mako Zona Bakamla Barat Akan Jadi Kekuatan Baru Hadapi Gangguan Keamanan Laut RI
Bila Berlarut-larut,...
Bila Berlarut-larut, Pandemi Corona Bisa Picu Persoalan Keamanan
Pengamat Sebut Pembentukan...
Pengamat Sebut Pembentukan DKN Tidak Mendesak
Ternyata Keamanan Data...
Ternyata Keamanan Data Indonesia Pakai Windows Defender
Pria Petugas Keamanan...
Pria Petugas Keamanan Tewas Dianiaya
Berita Terkini
Noel Jelang Vonis Kasus...
Noel Jelang Vonis Kasus Pemerasan di Kemnaker: Naik Asam Lambung Saya
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Tersangka Korupsi, Silmy...
Tersangka Korupsi, Silmy Karim dan Pejabat Imigrasi Dinonaktifkan dari Jabatan
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Menteri Imipas Dukung Proses Penegakan Hukum
Harta Kekayaan Silmy...
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved