Tantowi: Pokomen Go Ancam Keamanan Informasi

Rabu, 20 Juli 2016 - 18:42 WIB
Tantowi: Pokomen Go...
Tantowi: Pokomen Go Ancam Keamanan Informasi
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR‎ Tantowi Yahya menilai, permainan Pokomen Go bisa mengancam keamanan informasi. Hal itu dianggapnya perlu dipahami bersama, khususnya masyarakat yang keranjingan dengan game ‎berbasis android yang memanfaatkan Global Positioning System (GPS)‎ ini.

‎"Dia (Pokemon Go) kan memakai kamera, dengan kamera itu dia bisa melakukan penginderaan terhadap tempat-‎tempat‎ tertentu secara real time," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Dia mengakui memang jika Pokemon Go dimainkan di rumah tidak ‎membahayakan. "Tapi kalau yang main itu pejabat pemerintah, misal petugas BIN, Polri, TNI, saya enggak bicara jenderalnya, tapi staf‎-staf‎ di bawahnya itu, ikut tren kemudian main, ‎dicarilah Pokemon itu ke instalasi-‎instalasi‎ yang kita anggap rahasia," jelas politikus Partai Golkar ini.‎

‎"Ingat, setiap aplikasi ada yang punya, siapa yang punya? Mari kita cari tahu bersama, ketika itu terbuka, maka dia bisa melihat oh ini informasi yang saya perlukan," ungkapnya.‎

Maka itu, Tantowi merasa hal itu perlu diwaspadai bersama. Dikhawatirkan, seorang pemain Pokemon Go dimanfaatkan ‎untuk mengindera tempat-tempat yang selama ini tidak bisa dijangkau dari Google Earth maupun Google Maps.

"‎Misal ke Pejaten, dia bissa masuk ke Pejaten, Mabes TNI, dia bisa masuk ke Istana, ini kita harus waspadai," imbuhnya.

Namun, dia tidak melarang siapapun untuk bermain Pokomen Go.‎ Terlebih, dia juga mengaku memiliki aplikasi game tersebut. ‎Dia juga mengakui memang Pokemon Go itu mengasyikan karena menantang.

"Kalau tidak kenapa puluhan juta orang memainkan itu?" ucapnya. Dia pun tak sepakat jika ada larangan bermain Pokomen Go di Komplek Parlemen.‎ "Saya rasa belum perlu," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Pembelian Rafale dan...
Pembelian Rafale dan Pengembangan SDM Iptek
Hai Pelajar, Yuk Ikutan...
Hai Pelajar, Yuk Ikutan Doodle Art Science Contest dan Photography Contest
Kemajuan IPTEK Dorong...
Kemajuan IPTEK Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Inovasi
Presiden Tegaskan Kedudukan...
Presiden Tegaskan Kedudukan Pancasila sebagai Paradigma IPTEK
Peleburan Litbangjirap...
Peleburan Litbangjirap ke BRIN, Akademisi Anggap Kemunduran Iptek
Peringatan Hari Anak...
Peringatan Hari Anak Nasional, Menristek Tekankan Pentingnya IPTEK
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
Memanas, Pakistan Ancam...
Memanas, Pakistan Ancam Serang India dengan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved