Putusan Arbitrase Internasional Semangati Indonesia Hadapi Kapal China

Jum'at, 15 Juli 2016 - 11:34 WIB
Putusan Arbitrase Internasional...
Putusan Arbitrase Internasional Semangati Indonesia Hadapi Kapal China
A A A
JAKARTA - Putusan ‎Mahkamah Arbitrase Internasional yang memenangkan Filipina atas sengketa Laut China Selatan‎ diyakini membuat Indonesia lebih percaya diri dalam
menegakkan hukum terhadap kapal-kapal Cina yang masuk perairan Natuna atau Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE‎) Indonesia.

Namun Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengakui Indonesia bukan negara yang bersengketa dan sebagai non-claimant state dalam sengketa perairan Laut China Selatan.

"Sebab nine dash line yang diklaim China, berdasarkan putusan arbitrase internasional tersebut, bertentangan dengan hukum laut internasional atau UNCLOS," ujar Fadli dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sindonews, Jumat (15/7/2016).

Dia berharap seluruh pihak menghormati putusan Mahkamah Arbitrase Internasional‎ sebagai payung hukum internasional terkait Laut China Selatan. Politikus Partai Gerindra ini yakin, ‎putusan ‎Mahkamah Arbitrase Internasional‎ dapat membawa situasi lebih kondusif di wilayah perairan Laut China Selatan.

"‎Hal yang juga sangat penting pasca putusan arbitrase ini adalah bagi seluruh pihak terkait untuk menghindari tindakan atau respons yang dapat memicu ketegangan," ucapnya. (Indonesia Tunggu Klarifikasi Pemerintah China Soal Insiden Natuna)

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya mengapresiasi adanya putusan Mahkamah Arbitrase Internasional yang memenangkan Filipina atas sengketa Laut Cina Selatan. Dalam putusannya, Cina dianggap tidak memiliki bukti sebagai pemilik eksklusif atas wilayah perairan serta sumber daya alam di kawasan Laut Cina Selatan‎. (Baca: Komisi I DPR Cecar Menlu Soal Laut China Selatan)

"Kita menyambut baik putusan Mahkamah Arbitrase Internasional yang telah memenangkan Filipina dan mengalahkan klaim sepihak dari Cina selama ini,‎" ucap‎ Tantowi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 14 Juli 2016.
(kur)
Berita Terkait
Konflik di Laut China...
Konflik di Laut China Selatan
Pernyataan JAKI Sebagai...
Pernyataan JAKI Sebagai Majelis Rakyat Global untuk Mewujudkan Resolusi Konflik Laut China Selatan
Sejarah Konflik China-Filipina...
Sejarah Konflik China-Filipina dalam Sengketa Laut China Selatan
Mengulik Sejarah Konflik...
Mengulik Sejarah Konflik Laut China Selatan yang Panas
Konflik Laut China Selatan...
Konflik Laut China Selatan Memanas, Kapal China dan Filipina Bertabrakan
Konflik Laut China Selatan,...
Konflik Laut China Selatan, China Utus Menhan Wei Temui Prabowo
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved