Terlibat Peredaran Vaksin Palsu, Rumah Sakit Bakal Ditutup

Rabu, 13 Juli 2016 - 14:44 WIB
Terlibat Peredaran Vaksin...
Terlibat Peredaran Vaksin Palsu, Rumah Sakit Bakal Ditutup
A A A
JAKARTA - Pemerintah berjanji bakal memberikan hukuman bagi rumah sakit (RS) yang terbukti terlibat dalam kasus peredaran vaksin palsu untuk bayi. ‎Bahkan, tak segan-segan untuk melakukan penutupan operasional rumah sakit.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek memastikan bahwa pemerintah bakal memberikan hukuman kepada rumah sakit yang terlibat sesuai dengan aturan berlaku.

"Jadi, kita lihat dulu kalau rumah sakit, apakah itu manajemennya, atau sampai direkturnya acc untuk membeli, kemudian atau oknum," ujar Nila di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/7/2016).

Pemberian sanksi penutupan itu bakal dilakukan, jika pihak manajemen dan direktur rumah sakit ‎terbukti memberi persetujuan pembelian vaksin dari distributor tidak resmi.

"Bisa kemudian ditutup karena dia memakai itu tadi, meng-acc membeli itu tidak benar," ucapnya.

Sebelum ‎memberikan sanksi atau hukuman, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terlebih dahulu akan melihat tingkat kesalahan rumah sakit itu.

"Jadi kalau oknum apakah harus menutup rumah sakit, kita nilai dulu. Tapi kalau betul direkturnya meng-acc pembelian dari distributor tidak resmi bahkan palsu, nah itu berjenjang. Nah itu berarti dia akan kena hukuman," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Tokoh Masyarakat Lampung...
Tokoh Masyarakat Lampung Bergiat Atasi Aksi Kriminalitas
Tolak Kriminalitas,...
Tolak Kriminalitas, Masyarakat Batak di Yogyakarta Gelar Aksi Damai
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
Biadab! Sniper Israel...
Biadab! Sniper Israel Bidik Orang-orang di Rumah Sakit al-Shifa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved