Anggota DPR Berharap OTT terhadap Panitera Bikin Jera

Sabtu, 02 Juli 2016 - 02:16 WIB
Anggota DPR Berharap...
Anggota DPR Berharap OTT terhadap Panitera Bikin Jera
A A A
JAKARTA - Operasi Tangkap Tangan (OTT)‎ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Santoso pada Kamis (30/6/2016) diharapkan bisa memperbaiki sistem peradilan yang belum bersih dari perilaku koruptif.

Menurut Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto, OTT KPK terhadap Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Pusat layak diapresiasi. "Mudah-mudahan menjadi efek jera semuanya," kata Didik saat dihubungi wartawan, Jumat (1/7/2016).

Dia berharap, ke depan OTT KPK tak terjadi lagi. "Hikmah yang kita ambil tentu setelah KPK melakukan OTT yang sedemikian jelas tentu ada perbaikan sistem di dalam, sistem rekrutmen, manajemen, pengawasan, kemudian sistem penanganan perkara."

Dia mengatakan, manajemen sistem peradilan harus transparan dan akuntabel. "Pola pikir dan mindset di peradilan harus diubah, bahwa mindset bahwa mereka jadi rumah kaca, dia siap dilihat oleh siapa pun dan dari mana pun‎," imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ‎terulangnya OTT KPK terhadap panitera pengganti pengadilan‎ merupakan potret penegakan hukum selama ini. "Lembaga peradilan dipermainkan oleh ulah kotor," pungkasnya.

Seperti diketahui, OTT KPK terhadap Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis kemarin bukan pertama kali.

Pada 20 April 2016, Panitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution ikut diamankan dalam OTT KPK terkait dugaan suap pengajuan permohonan peninjauan kembali.

Kemudian, pada Rabu 15 Juni 2016, seorang Panitera Pengganti ‎Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi juga terjaring OTT KPK terkait dugaan suap putusan kasus tindak pidana pencabulan dengan terdakwa Saipul Jamil.
(zik)
Berita Terkait
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Kronologi KPK Tangkap...
Kronologi KPK Tangkap Hakim di Depok Beserta Uang Ratusan Juta
Kasus Dugaan Suap, KPK...
Kasus Dugaan Suap, KPK Kembali Periksa Wakil Ketua PN Surabaya
KPK Sebut Kenaikan Gaji...
KPK Sebut Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Perilaku korupsi, tapi...
Detik-detik Ketua dan...
Detik-detik Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Terjaring OTT KPK
KY Sesalkan Ketua dan...
KY Sesalkan Ketua dan Wakil Pengadilan Negeri Depok Terjaring OTT KPK
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved