PDIP: Indonesia Zaman Jokowi Begini karena Peran SBY Juga

Minggu, 12 Juni 2016 - 12:50 WIB
PDIP: Indonesia Zaman...
PDIP: Indonesia Zaman Jokowi Begini karena Peran SBY Juga
A A A
JAKARTA - Sejumlah kritikan Presiden RI keenam ‎sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap Pemerintahan Jokowi, ditanggapi politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan.

Menurut Arteria, SBY tidak bisa lepas tangan begitu saja terkait apa yang sedang dihadapi Indonesia saat ini. Karena, lanjut Arteria, Indonesia hari ini yang dipimpin Jokowi sedikit banyaknya adalah akibat dari pemerintahan sebelumnya yang dipimpin SBY selama 10 tahun.

Diakui Arteria, jika berbicara teori sebab akibat, harus dilihat terlebih dahulu causa-nya, dan lamanya memerintah serta kebijakan yang diterbitkan akan menjadi faktor penentu.

"Sehingga tidak salah juga kalau ada pihak yang menyakatan bahwa Pak SBY dapat dianggap sebagai pihak yang turut berkontribusi atas perekonomian kita saat ini, bahkan perlu research untuk dapat menilai apakah berkontribusi dominan," ujar Arteria dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/6/2016).

Dia memberikan contoh bahwa ‎masalah tingginya harga daging saat ini, sudah ada pada era Pemerintahan SBY. "Bahkan bermulai di sana, pemerintah (Jokowi) saat ini hanya kebagian pekerjaan dan tanggung jawab saja," ucapnya.

Kemudian menurut dia, ‎masalah daya beli menurun, PHK buruh dan sebagainya bukanlah hal sederhana dan disebabkan kesalahan Pemerintahan Jokowi.

"Melainkan akibat dari akumulasi kebijakan yang cenderung instan dan tidak menyelesaikan masalah seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tidak didukung dengan access reform publik terhadap kemandirian berusaha dan terbukanya lapangan kerja, dan kalau mau kita cermati lebih jauh, ini kebijakan pemerintahan yang lama," ungkapnya.

Maka itu dia berpendapat, ‎saat ini tidak perlu membuat penilaian yang pada akhirnya dapat memperkeruh suasana dan situasi serta stabilitas ekonomi dan politik.

"Harusnya statement Pak Jokowi terkait harga daging Rp80 ribu, seyogyanya dipandang sebagai niat perbaikan, sikap politik negara dan upaya memperbaik sistem," imbuhnya.

Dia menilai bahwa pemerintah saat ini sudah bekerja sangat ekstra keras, memang keadaan ekonomi dunia tidak bersahabat dan menambah kompleksitas perekonomian nasional.

"Namun demikian pemerintahan Pak Jokowi saya lihat sangat siap, alternatif kebijakan sudah dihadirkan," ungkapnya.

"Saat ini bahkan pemerintah telah menggulirkan paket Kebijakan Ekonomi yang sudah sampai ke Jilid XII sebagai bentuk konkret kesiapan, kesigapan dan mitigasi risiko dampak lemahnya laju perekonomian nasional," pungkasnya
(maf)
Berita Terkait
Reshuffle Kabinet, Partai...
Reshuffle Kabinet, Partai Demokrat: Kami Tidak Akan Mencampurinya
AHY: Ada Upaya Pengambilalihan...
AHY: Ada Upaya Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat
Isu Reshuffle Kabinet,...
Isu Reshuffle Kabinet, Ini Arahan AHY dan Sikap Partai Demokrat
Partai Demokrat Minta...
Partai Demokrat Minta Penanganan Wabah Corona Tidak Politis
Demokrat Sebut Pemerintah...
Demokrat Sebut Pemerintah Banyak Hadapi Masalah
Video Kemarahan Jokowi...
Video Kemarahan Jokowi Dipertanyakan Demokrat
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved