Manfaat Pemilu Dinilai Baru Sekadar Sarana Pergantian Kepemimpinan

Minggu, 22 Mei 2016 - 13:22 WIB
Manfaat Pemilu Dinilai...
Manfaat Pemilu Dinilai Baru Sekadar Sarana Pergantian Kepemimpinan
A A A
JAKARTA - Pemilihan Umum (Pemilu) secara demokratis yang telah diselenggarakan empat kali berturut-turut pascareformasi dinilai belum efektif dan masih meninggalkan banyak pekerjaan rumah (PR).

Direktur Eksekutif Sindikasi Pemilu-Demokrasi (SPD) August Mellaz mengakui berkaca dari empat kali pemilu, sistem demokrasi di Indonesia sudah terbangun dan berkembang.

Lebih dari itu, kata dia, ada harapan pula dari dunia internasional agar pemilu Indonesia yang merupakan negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia mampu menjadi role model demokrasi.

Namun, kata dia, faktanya pemilu baru berhasil menimbulkan konsensus bersama dan menjadi satu-satunya mekanisme pergantian kepemimpinan secara reguler dan damai.

Menurut dia, berdasarkan pelaksanaan pemilu yang sudah berlangsung, masih terlihat adanya ketidaksesuaian antara tujuan atau misi Undang-undang Pemilu dan Undang-undang Dasar 1954.

Pasca Pemilu 2014, kata dia, terjadi fenomena menguatnya gejala parlementarisasi presidensialisme di Indonesia.

"Di mana Presiden yang terpilih dengan tingkat legitimasi popular vote yang tinggi jarang menikmati dukungan signifikan mayoritas kursi di DPR," kata August saat berbicara dalam diskusi bertema Membaca Ulang Problematika Kepemiluan Indonesia dan Alternatif Gagasan Tentang Sistem Pemilu di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (22/5/2016).

Sementara itu, lanjut dia, tujuan-tujuan lain yang menjadi mandat rakyat belum sepenuhnya terwujud. Misalnya menghasilkan pemerintahan yang kuat, parlemen yang efektif, partipasipasi politik yang mengikat.

"Termasuk penyederhanaan partai," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Jimly, Mahfud, dan Refly...
Jimly, Mahfud, dan Refly Hadiri RDPU Komisi II DPR Bahas Pemilu
Perppu Pemilu Disahkan...
Perppu Pemilu Disahkan DPR Jadi Undang-Undang
Argumen Istana Soal...
Argumen Istana Soal RUU Pemilu Tak Menjawab Masalah
RUU Pemilu Dicabut dari...
RUU Pemilu Dicabut dari Prolegnas 2021, Bakal Lahir Perppu?
Maju-Mundur Revisi UU...
Maju-Mundur Revisi UU Pemilu, Kode Inisiatif: Serentak Bukan Hanya Urusan Waktu
Demokrat Sebut Alasan...
Demokrat Sebut Alasan Pemerintah Tolak RUU Pemilu Lemah dan Rapuh
Berita Terkini
Sahroni Dukung Polri...
Sahroni Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK di Kasus Gratifikasi
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved