Alasan Pemerintah Tunda Eksekusi Mati Jilid III Dipertanyakan

Selasa, 10 Mei 2016 - 17:20 WIB
Alasan Pemerintah Tunda...
Alasan Pemerintah Tunda Eksekusi Mati Jilid III Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - ‎Molornya proses eksekusi mati terpidana kasus narkotika jilid ketiga dipertanyakan. Pasalnya, alasan pemerintah menunda ekesekusi mati dinilai tidak jelas.

Anggota Komisi III DPR Hasrul Azwar mempertanyakan apa alasan pemerintah di balik molornya proses eksekusi‎ mati terpidana kasus narkotika gelombang ketiga itu.

"Dari kemarin enggak dilaksanakan enggak jadi-jadi ada apa? Dua tahun lalu bagus, sekarang kok bisa gitu," ujar Hasrul di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/5/2016).

Dia yakin, molornya proses eksekusi mati jilid ketiga itu bukan ‎karena kurangnya dana. "Kok masalah dana, sudah ada itu, enggak mungkin enggak ada," tutur politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Hasrul pun berharap pemerintah tidak goyah menghadapi tekanan dari negara asing terkait rencana eksekusi mati gelombang ketiga itu. "Ini negara kita, jangan ikut campur urusan kita. Ini negara berdaulat, koruptor aja di China dihukum mati‎," ucapnya.
(kri)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved