Ini yang Akan Dibicarakan Fahri Hamzah bila Bertemu SBY
Minggu, 24 April 2016 - 17:58 WIB
Ini yang Akan Dibicarakan Fahri Hamzah bila Bertemu SBY
A
A
A
JAKARTA - Fahri Hamzah mengaku ingin bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Politikus yang baru saja dipecat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengaku akan membicarakan berbagai hal dengan Presiden keenam Indonesia tersebut.
"Kalau saya mau ketemu beliau, paling ngomongin nasional. Ya membahas seputar isu nasional. Pembahasan ini agar bangsa bisa lebih maju dan bisa sehingga betul-betul melihat ke depannya lebih baik," tutur Fahri di lokasi acara Deklarasi Keluarga Alumni KAMMI di di Hotel Oasis Amir, Jakarta Pusat, Minggu (24/4/2016).
Dia mengakui sering melontarkan kritik saat SBY memimpin negeri ini selama dua periode. Begitu juga terhadap kepemimpinan Joko Widodo.
"Saat ini Jokowi kan yang jadi Presiden, saya akan jadi pengkritik Jokowi agar bisa jadi lebih baik dari Pak SBY," kata politikus asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ini.
Dia mengakui belum mengetahui kapan dirinya bisa bertemu dengan SBY. "Untuk kapannya belum tahu. Saya masih menunggu, beliau kan masih di luar (negeri). Ya jadi belum tahu pasti kapan," katanya.
Keinginan Fahri untuk bertemu SBY telah disampaikannya kepada politikus Demokrat Syarif Hasan. Keinginan tersebut memunculkan spekulasi Fahri akan bergabung dengan Partai Demokrat pasca dipecat oleh PKS. Namun berkali-kali Fahri membantah dengan menyatakan akan bertahan dalam PKS.
Politikus yang baru saja dipecat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengaku akan membicarakan berbagai hal dengan Presiden keenam Indonesia tersebut.
"Kalau saya mau ketemu beliau, paling ngomongin nasional. Ya membahas seputar isu nasional. Pembahasan ini agar bangsa bisa lebih maju dan bisa sehingga betul-betul melihat ke depannya lebih baik," tutur Fahri di lokasi acara Deklarasi Keluarga Alumni KAMMI di di Hotel Oasis Amir, Jakarta Pusat, Minggu (24/4/2016).
Dia mengakui sering melontarkan kritik saat SBY memimpin negeri ini selama dua periode. Begitu juga terhadap kepemimpinan Joko Widodo.
"Saat ini Jokowi kan yang jadi Presiden, saya akan jadi pengkritik Jokowi agar bisa jadi lebih baik dari Pak SBY," kata politikus asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ini.
Dia mengakui belum mengetahui kapan dirinya bisa bertemu dengan SBY. "Untuk kapannya belum tahu. Saya masih menunggu, beliau kan masih di luar (negeri). Ya jadi belum tahu pasti kapan," katanya.
Keinginan Fahri untuk bertemu SBY telah disampaikannya kepada politikus Demokrat Syarif Hasan. Keinginan tersebut memunculkan spekulasi Fahri akan bergabung dengan Partai Demokrat pasca dipecat oleh PKS. Namun berkali-kali Fahri membantah dengan menyatakan akan bertahan dalam PKS.
(dam)