KPK Geledah Rumah dan Ruang Kerja Sekjen MA Nurhadi

Jum'at, 22 April 2016 - 09:53 WIB
KPK Geledah Rumah dan...
KPK Geledah Rumah dan Ruang Kerja Sekjen MA Nurhadi
A A A
JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah empat lokasi di sekitar Jakarta yang diduga kuat terdapat bukti terkait suap pengajuan Peninjauan Kembali (PK) sebuah perkara di PN Jakpus.

Dua lokasi diantaranya adalah, rumah Sekretaris Jenderal Mahkamah Agung (MA) Nurhadi di Jalan Hang Lekir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan ruang kerja Nurhadi di Gedung Mahkamah Agung. Apakah KPK mencium dugaan keterlibatan Nurhadi dalam perkara suap ini?

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, sebagaimana diatur dalam UU KPK, pihaknya bisa menggeledah tempat-tempat yang diduga kuat terdapat alat bukti tindak pidana korupsi, meski yang bersangkutan dengan tempat tersebut belum berstatus tersangka.

"Penggeledahan boleh dilakukan saat yang bersangkutan belum jadi tersangka. Langkah (penggeledahan) itu kita lakukan pasti ada indikasi kuat berdasarkan keterangan yang diminta kepada yang kita tangkap kemarin," ujar Agus di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Penggeledahan ruang kerja Nurhadi di Gedung MA dan rumahnya di Jalan Hang Lekir merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terhadap Panitera PN Jakpus Edy Nasution, dan pekerja swasta Doddy Aryanto Supeno.

Keduanya ditangkap usai melakukan transaski suap pendaftararan Peninjauan Kembali (PK) di PN Jakpus. Menurut Agus, kini pihaknya masih mendalami informasi dari Nasution dan Doddy terkait dugaan keterlibatan Sekjen MA dalam perkara suap ini.

"Langkah (penggeledahan) itu kita lakukan, bahwa statusnya seperti apa kemudian kita belum tahu. Hal itu tergantung dari fakta dan data yang kita kumpulkan," ucap Agus.
(kri)
Berita Terkait
Penampakan Ferarri Spider...
Penampakan Ferarri Spider dan Nissan GT-R Nismo Hasil Sitaan Kasus Suap PN Jakpus
Jessica Wongso Trauma...
Jessica Wongso Trauma Datangi PN Jakpus saat Ajukan PK Kasus Kopi Sianida
Cium Bau Anyir Bebasnya...
Cium Bau Anyir Bebasnya Gazalba Saleh, KPK Laporkan Hakim PN Jakpus ke KY dan Bawas MA
Hakim PN Jakpus yang...
Hakim PN Jakpus yang Putuskan Penundaan Pemilu Diperiksa KY
Kejagung Tetapkan 1...
Kejagung Tetapkan 1 Tersangka Baru Kasus Suap Vonis Korupsi Minyak Goreng di PN Jakpus
1.082 Polisi Dikerahkan...
1.082 Polisi Dikerahkan Amankan Sidang Hasto Kristiyanto di PN Jakarta Pusat
Berita Terkini
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Breaking News! Kejagung...
Breaking News! Kejagung Tetapkan Brigjen Pol LMI Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Ompreng MBG
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Dokter Tifa Tolak Berdamai...
Dokter Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi, Pilih Lanjutkan Persidangan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved