Dipecat PKS, Fahri Hamzah Duga Ada Operasi Intelijen

Jum'at, 08 April 2016 - 20:30 WIB
Dipecat PKS, Fahri Hamzah...
Dipecat PKS, Fahri Hamzah Duga Ada Operasi Intelijen
A A A
JAKARTA - Fahri Hamzah menduga ada operasi intelijen di balik peristiwa pemecatannya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebab menurut Fahri, keputusan PKS memecatnya dianggap janggal.

‎"Apa yang terjadi di belakang ini pelan-pelan kita buka. Karena saya kira ada operasi lain di belakang keputusan DPP, operasi intelijen menjadikan persoalan saya jadi bias dan berkembang," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Fahri menambahkan, PKS membuat opini seolah dirinya melawan‎ atau tidak bersedia mengundurkan diri. "Padahal pembocoran dokumen dilakukan mereka, ‎hari Sabtu (2 April) tiba-tiba ramai ngebom saya," ungkap Fahri.

"Saya bilang belum terima, hari Minggu (3 April) makin deras dan presiden partai mengakui kebocoran itu. Jadi siapa yang bocorkan? Saya jelas belum terima (Surat pemecatannya)," imbuhnya.

Kemudian kata dia, Presiden PKS M Sohibul Iman menyuruh office boy mengirimkan surat pemecatan itu kepadanya.

"Panggil kek saya ke fraksi. Menurut saya, Undang-undang Domestik memecat pembantu saja kan tidak boleh seperti itu, ada pesangon, ini enggak ada pesangon, enggak ada etikanya sama sekali, saya anggap ada pihak lain yang bermain. Naif kalau PKS membiarkan sekasar ini kepada orang lain," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Berita Terkini
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Sebelum Ditangkap KPK,...
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia 2026
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
3 Mobil Noel Ebenezer...
3 Mobil Noel Ebenezer Dikembalikan KPK, Keluarga: Bukti Dibeli Pakai Uang Sah
Duit Ratusan Juta Disita...
Duit Ratusan Juta Disita KPK dalam OTT Bupati Lombok Barat
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved