KPK Cekal Pejabat Kemendagri Terkait Dugaan Korupsi Gedung IPDN

Kamis, 24 Maret 2016 - 11:54 WIB
KPK Cekal Pejabat Kemendagri...
KPK Cekal Pejabat Kemendagri Terkait Dugaan Korupsi Gedung IPDN
A A A
JAKARTA - Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan pencekalan terhadap Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dudy Jocom.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha menjelaskan, pencekalan Dudy ke luar negeri merupakan buntut kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Kementerian Dalam Negeri tahun anggaran 2011.

Dalam kasus ini, Dudy telah ditetapkan sebagai tersangka. "Untuk kepentingan penyidikan dugaan korupsi pengadaan bangunan dan konstruksi kampus IPDN di Kabupaten Agam, Sumatera Barat tahun anggaran 2011, KPK telah meminta pihak Imigrasi untuk melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap tersangka DJ," kata Priharsa di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (24/2/2016).

Priharsa menjelaskan, pencekalan dilakukan untuk memudahkan proses penyidikan. "Pencegahan berlaku selama 6 bulan," tandasnya.

Terkait kasus tersebut, KPK telah melakukan serangkaian penggeledahan. Di antaranya dilakukan di gudang PT Hutama Karya di Bogor pada 3 Maret 2016. Sebelumnya pada Rabu, 2 Maret 2016, tim KPK juga telah melakukan penggeledahan di kediaman Dudy Jocom di wilayah Jatibening, Jakarta Timur.

Selain kediaman Dudy, penyidik menggeledah kantor rekanan di Tebet, Jakarta Selatan serta rumah salah seorang panitia pengadaan. Tak hanya itu, penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor Kemendagri.

Hingga kini, Dudy dan General Manager Divisi Gedung PT Hutama Karya, Budi Rachmat Kurniawan telah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua tersangka diduga menyalahgunakan kewenangan untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain.

Keduanya disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 huruf a atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


PILIHAN:

Pemerintah RI Diminta Tegas Sikapi Intimidasi Kapal China
(dam)
Berita Terkait
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Dugaan Korupsi Pembangunan...
Dugaan Korupsi Pembangunan IPDN, Eks Direktur Waskita Karya Segera Disidang
KPK Akan Panggil Ulang...
KPK Akan Panggil Ulang Petinggi Waskita Karya
Dugaan Korupsi IPDN,...
Dugaan Korupsi IPDN, KPK Panggil Dirut Adhi Karya dan Hutama Karya
Pegawai dan Tahanan...
Pegawai dan Tahanan KPK Lakukan Vaksinasi Covid-19
Berita Terkini
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved